Kakek Asal Banyuwangi Diduga Cabuli 3 Anak di Halteng

  • Bagikan
Kasat Reskrim polres Halteng AKP Badrun Hi Saban

WEDA – Kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi, kali ini di Desa Kiya (Sagea), Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Parahnya, kasus pencabulan tersebut terjadi di dalam Masjid Baitul Amal yang dilakukan oleh pria paru baya berinisial SR (58) tahun, warga asal Banyuwangi Provinsi Jawa Tengah.

“Korban ada 3 orang di mana usia korban rata – rata baru 8  sampai 9 tahun, dengan tersangka SR alias K alias A (58) dengan alamat Banyuwangi Provinsi Jawa Tengah (Jateng),” ungkap Kasat Reskrim Polres Halteng, AKP Badrun Hi Saban, Senin (30/4/2018).

BACA JUGA: Ini Kronologis Kakek Banyuwangi Cabul 3 Anak di Halteng

Kasus cabul ini terungkap setelah orang tua salah satu korban melapor ke Polres Halteng pada Sabtu 21 april 2018 lalu dengan membuat laporan polisi nomor : LP/10/IV/ 2018 / RES Halteng / SPKT yang dilaporkan salah satu orang tua korban.

“Setelah menerima laporan dari salah satu orang tua korban dari pihak reskrim melakukan penyelidikan dan selanjutnya pada tanggal 23 april 2018 dilakukan penyidikan dan pada Keesokan harinya dinaikan status sebagai tersangka, pada tanggal 25 dilakukan penahaanan kepada tersangka SR,” ungkapnya.

“Sampai saat ini pihak penyidik PPA polres Halteng telah memeriksa 7 orang saksi, mereka yang diperiksa dari saksi korban dan saksi dari teman teman korban serta orang tua korban,” tambahnya.

Adapun pasal yang disangkakan, pasal 76 E junto pasal 82 (1) UU NO 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU NO 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 tahun sampai 15 tahun penjara atau denda Rp 5 miliar, tentang pencabulan anak.

“Minggu depan pihak penyidik PPA Polres Halteng akan melakukan tahap satu untuk penyelesaian kasus pencabulan anak tersebut,” tutupnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut