Hindari Coret-Coret Seragam, Sekolah di Haltim Gelar Graduation Day

  • Bagikan
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Haltim bersama para guru pada acara Graduation Day

MABA  – Guna menghindari kebiasan aksi coret-coretan seragam dan pawai di jalan raya yang sering dilakukan siswa-siswi ketika usai mendengar hasil ujian, sejumlah sekolah di Halmahera Timur (Haltim lebih memili merayakan hasil kelulusan dengan menggelar Graduation Day.

Berdasarkan pantaun KabarMalut, beberapa sekolah di Haltim saat mengumumkan hasil ujian, pihak sekolah lebih memilih melaksanakan Graduation Day ketimbang mengumumkan hasil ujian biasa-biasa saja, yang tentunya ada coretan-coretan seragam, pawai dan mengkumsumsi minum berakohol.

Hal ini terlihat di SMA Negri 1, SMA N 12 dan SMA 5 Haltim, saat mengumumkan hasil ujian dengan menggelar  Graduation Day di setiap sekolah. Kegiatan tersebut dirangkaikan beberapa kegaiatan selingan, seperti teater, tarian maupaun puisi yang ditampila oleh para siswa-sisiwi.

Kepala Sekolah SMA N 1 Haltim, Fatma Djalaluddin Falam mengatakan kegaiatan yang diselenggarakan ini agar dapat menghilangkan kebiasaan aksi coret-coret seragam, kebiasaan pawai dan hal lain yang tidak bermanfaat.

“Apa yang dilakukan  ini demi kebaikan bersama, baik itu para siswa maupaun orang tua murid serta pihak sekolah itu sendiri,” ujara Fatma, Kamis (3/5/2018).

Dalam kesempata itu juga pihaknya mengucapakan terima kasih kepada seluruh orang tua murid yang telah meberikan kepercayaan kepada guru-guru di SMA 1 untuk dapat mendidik anak-anaknya mereka hingga selesai.

“Diharapkan juga, ilmu apa yang didapatkan oleh siswa di SMA dapat bisa berguna bagi ummat,” harapnya.

Hal yang sama juga dikatakan, Ketua Panitia Sunati Sawal,  dalam laporan Panitianya mengaku kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan kebiasaan para siswa-siswai yang selalu dilakukan sekolah-sekolah lain, dan ini kegiatan ini sudah yang kedua kalinya.

“Setidaknya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kesan-kesan dan kenangan para siswa-siswi yang akan keluar nanti,” pungkasnya.

Sementara itu berdasrkan data yang dikantong, sebanyak 704 siswa-siwi SMA negeri maupun swatsa yang mengikuti ujian 2018 di Haltim, semuanya dinyatakan lulus 100 persen. Sama halnya dengan SMK negeri dan swasta yang berjumlah 242.

Namun terdapat beberapa siswa yang tidak mengikuti ujian, nilai rata-rata raport dan nilai USBN dibawah 60 dinyatakan tidak lulus. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut