Soal Keterlambatan Pembayaran Kontrakan, Pemkab Salahkan Mahasiswa

  • Bagikan
Plt Bupati Haltim, Muh Din Ma'bud

MABA – Biaya sewa kontrakan mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) di Jakarta yang tertunggak dan berakhir pengusiran oleh pemilik kontrakan, ditanggapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Haltim. Pemkab menyalahkan para mahasiswa karena tidak berkoordinasi untuk pembayaran kontrakan tersebut.

Plt Bupati Haltim, Ir Mudin Mabud mengatakan, anggaran sewa kontrakan mahasiswa asal Haltim di Jakarta setiap tahunnya dianggarkan oleh Pemkab dalam APBD. Tinggal pihak mahasiswa yang kembali menguslkan pencairan untuk pembayaranya.

“Anggaran kontrakan, setiap tahun Pemkab menyediakan,” kata Mudin didamping Sekab Moh Abdu Nasar dan Kepala Dinas Keuangan Firdaus Duko, saat ditemui di halaman kantor Bupati Haltim, Kamis (3/5/2018).

Sementara, Sekab Haltim Moh Abdu Nasar mengaku, jika selama ini dari mahasiswa sendiri belum berkoordinasi dengan Pemkab, meski setiap tahun dianggaran namun harus ada usulan dari mahasiswa itu sendiri untuk pencairannya.

BACA JUGA Mahasiswa Haltim di Jakarta Diusir Dari Kontrakan

“Memang kontrakanya sudah selesai, tetapi sampai sekarang dari pihak mahasiswa belum berkoordinasi (mengusulkan) ke kami,” katanya.

Pemkab berharap pengurus mahasiswa di Haltim secepat menguslkan kembali ke Pemkab, karena anggaran untuk kontrakan setiap tahun selalu dianggarkan.

“Jadi setiap tahun kami selalu usulkan, tinggal dari mahasiswa kembali menguslkan ke Pemerintah dan itu sudah harus dilakukan dari jauh-jauh hari agar tidak terjadi tunggakan,” tambah Kadis Keungan Haltim, Firdaus Duko. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut