Puluhan Ton Jagung Milik Petani Kosa Tak Terjual

  • Bagikan
Jagung hasil panen petani Kosa yang tak terjual

TIDORE – Kelompok Tani Desa Kosa Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) mengeluhkan sikap Pemerintah Tikep yang tidak pro terhadap rakyatnya.  Puluhan ton jagung yang baru dipanen petani, hingga kini tidak bisa terjual karena tidak miliki pasar.

Salah satu Petani Desa Kosa, Fatah mengatakan, Pemerintah Kota Tikep meminta kepada petani di desa Kosa, untuk menanam jangung. Namun setelah menanan dan jangung dipanen, tidak ada pembeli sehingga petani marasa dirugikan.

“Sebelum kami petani ini mendapat bibit jangung dari Dinas Pertanian Kota Tikep dan mereka meminta kepada kami untuk menanam. Namun setelah jangung kami panen, sampai sekarang tidak pembelinya, seperti yang dijanjikan pemerintah,” kata Fatah kepada KabarMalut, Jumat (4/5/2018).

Menurutnya, para petani di Kosa merasa rugi karena hasil panen jagung sekira 30 ton tidak bisa terjual. Warga bigung mau memasarkan hasil pertanian ke mana, sementara pemerintah sendiri menjanjikan bakal membawa pemberli untuk membeli hasil panen petani.

“Kami hanya meminta kepada Pemkot Tikep agar segera memenuhi janjinya membeli jangung yang sudah kami panen ini,” pintahnya.

Sementara itu, Akademisi Universitas Bumi Hijrah Maluku Utara, Isra Muksin mendesak kepada Pemkot Tikep agar menydiakan pasar sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Bagaimana mau meningkatkan taraf hidup petani, kalau hasil penan ini tidak terjual. Percuma saja pemerintah menghaburkan bibit ke petani tapi hasilnya tidak bisa dijual,” terangnya.

Isra mengaku, seharusnya dalam perencanaan Dinas Pertanian sudah memikirkan bibir yang disalurkan ke petani hasilnya kelak sudah ada yang membeli. Sehingga pasca panen, petani tidak bingung dengan pasar.

“Kalau ada pembeli, maka sudah tentu hasil panan warga sudah diketahui. Sehingga kehidupan masyarakat terutama petani juga senang, karena hasil mereka langsung dibeli dan membantu meningkatkan perekonomian mereka,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut