Komnas Perlindungan Anak Akan Bangun Kantor Perwakilan di Malut

  • Bagikan
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait

JAKARTA – Meningkatnya berbagai bentuk kasus pelanggaran hak anak di wilayah hukum Maluku Utara telah mendorong masyarakat, media, dan para pemangku kepentingan perlindungan anak bertekat mendirikan Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara.

Didirikannya Kantor Perwakilan Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara diharapkan menjadi lembaga independen yang dapat digunakan sebagai mitra masyarakat dan pemerintah untuk memberikan pemenuhan, pembelaan serta perlindungan bagi anak di Malut.

“Dibangunnya kantor Komnas Perlindungan untuk Maluku Utara adalah sebagai persiapan dan cikal bakal berdirinya lembaga-lembaga perlindungan anak di tiap-tiap Kabupaten dan Kota. Saat ini telah dibentuk kepengurusan Lembaga Perlidungan Anak (LPA) di Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Barat dan Halmahera Selatan menyusul sisanya di 6 kabupaten,” kata Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait melalui rilis yang diterima KabarMalut, Minggu (6/5/2018).

Untuk menguatkan kelembagaan Perlindungan anak di ditiap-tiap Kabupaten dan kota, dan karena gerakan perlindungan anak merupakan tanggungjawab bersama, Rais Kalero sebagai pemprakarsa sekaligus Kordinator POKJA Komnas Perlindungan anak di Malut menyampaikan bahwa hadirnya Kantor Komnas Perlindungan Anak untuk Maluku Utara akan melibatkan forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat dan berkordinasi dengan Kesbangpol Maluku Utara.

Arist menambahkan, untuk menjalankan visi dan missi gerakan perlindungan anak di Malut, diharapkan kehadiran lembaga perlindungan anak akan menjalankan program pencegahan, deteksi dini dan respon terhadap kasus.

Hadirnya Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independen perlindungan anak untuk Maluku Utara tidaklah terlepas dari hasil kunjungan kerja (Kunker) Komnas Perlindungan Anak pada pertengahan Juli 2017 yang difasilitasi Wahana Visi Indonesia (WVI) Regional Maluku dan hasil audensi dengan Gubernur Maluku Utara dan Walikota Ternate.

Dan dalam waktu tidak terlalu lama juga akan dibentuk lembaga yang sama di Kabupaten Malawi Kalimantan Timur, Kabupaten MAROS Sulawesi Selatan dan di Papua.

“Demi kepentingan terbaik anak (the best interest of the child), Komnas Perlindungan Anak selalu ada dan hadir untuk ANAK Indonesia. Selamat bekerja,” ajak Arist. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut