PT ARA Belum Realisasi Ganti Rugi Pencemaran

  • Bagikan
Kepala DPLH Haltim, Harjo Gafur

MABA – Pencemaran limbah PT Alam Raya Abadi (ARA) pada lahan warga Desa Baturaja Wasile Timur pada beberapa bula  lalu, hingga kini  belum dilakukan ganti rugi.

Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim, Harjo Gafur mengatakan, persoalan ganti rugi tinggal menunggu realisasi dari pihak PT ARA sesuai kesepakatan bersama.

“Ini kan tinggal PT ARA merelaisai gant rugi akibat kelalaian, tetapi sejauh ini belum diketahui apa sudah direalisasi atau belum, karena kami hanya sebatas mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut, tetapi sejauh ini belum ada informasi balik,” kata Harjo saat ditemui di halaman kantor Bupati Haltim, Senin (7/5/2018).

Meski begitu, dirinya mengaku jika persoalan ini agak sulit, karena pihak PT ARA beralasan tidak bisa mengambil kebijakan, karena semua kebijakan ada di Beijing. Sehingga perwakilan PT ARA di Haltim tidak bisa mengambil keputusan.

“PT ARA ini alasanya mungkin menagemenya ini bukan dalam negri melainkan luar negri, sehingga agak sulit, karena struktur yang di sini juga bukan mengambil kebijakan, semuanya itu ada di Beijing,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, kerugian akibat dampak tersebut, kurang lebih berkisar Rp 400 juta, namun belum dihitung yang lain.

“Ini hasil istimasi yang dikumpulkan di lapangan, namun belum yang lainnya,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut