Jaga Keamanan Investasi, Pemkab Halsel dan OJK Gelar Sosialiasi Lembaga Jasa Keuangan

  • Bagikan
Buapti Halsel, Bahrain Kasuba saat memberikan cendara mata kepada Kepala OJK Regional Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara, Elyanus Pongsoda

LABUHA – Banyaknya kasus  penipuan berkedok investasi akhir-akhir ini membuat Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi tentang Lembaga Jasa Keuangan Himbauan Waspada Investasi dan Lembaga Jasa Mikro yang bertempat di Gedung Serbaguna Labuha.

Bupati Halsel, Bahrain Kasuba sebelum membuka acara mengucapkan terima kasih kepada Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara Elyanus Pongsoda yang sudah hadir di bumi saruma untuk memberikan pencerahan terkait dengan keamanan investasi.

Orang nomor satu di Halsel ini juga menghimbau agar seluruh masyarakat Halsel dapat memanfaatkan Bank Pemda Halsel yang baru diresmikan olehnya yaitu Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Saruma Sejahtera. Bupati berharap dengan adanya Bank Pemerintah Daerah ini dapat membantu pengembangan perekonomian masyarakat halmahera selatan.

“Saya sudah buka tabungan rekening di BPRS Saruma Syariah. Itu adalah Banknya orang Halmahera Selatan, jadi saya wajibkan untuk seluruh masyarakat membuka rekening di BPRS,” ungkap Bupati Halsel, Bahrain Kasuba dalam sambutanya, Selasa (8/5/2018).

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara,  Elyanus Pongsoda mengatakan saat ini banyak tumbuh perusahaan jasa bidang keuangan asuransi, dana pensiun dan pasar modal selain perbankan.

“Sangat penting bagi masyarakat untuk mengetahui terlebih dahulu syarat dan ketentuan sebelum berinvestasi karena kerugian investasi ilegal akan merugikan msyarakat, hingga lembaga keuangan yang sebenarnya karena menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan,” ungkapnya.

Elyanus mengatakan, banyak faktor penyebab masyarakat terjebak dalam investasi ilegal. Salah satunya rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat. masyarakat mudah tergiur dengan janji keuntungan besar yang ditawarkan oleh penyelenggaran investasi.

“Selain itu, OJK  juga memiliki fungsi Edukasi dan Perlindungan Konsumen (EPK) kepada masyarakat. maka pada kesempatan ini juga saya himbau kepada seluruh peserta sosialisasi untuk secara cermat dan seksama mengikuti dan memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya serta menggali dan mencari tahu apa yang harus diketahui,” ujar Elyanus.

Sosialisi tersebut dihadiri oleh Bupati Bahrain Kasuba, Wakil Bupati Iswan Hasjim, Sekertaris Daerah, Helmi Surya Botutihe, Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Sulawesi Utara (Sulut) Gorontalo, Maluku Utara ( Malut) Elyanus Pongsoda, Muchlis Sangaji, Para Pimpinan-Pimpinan SKPD, serta para nelayan dan para pelaku usaha mikro. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut