Pansus LKPJ Temukan Sejumlah Proyek Bermasalah

  • Bagikan
Ketua DPRD Kepsul, Ismail Kharie

SANANA – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati yang dibentuk DPRD Kepulauan Sula (Kepsul), menemukan sejumlah proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) yang bermasalah. Proyek-proyek tersebut dikerjakan menggunakan APBD 2017.

Ketua DPRD Kepsul, Ismail Kharie mengaku, sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang tidak sesuai pekerjaanya itu diantaranya pembangunan infrastruktur jalan pada ruas jalan Fatkauyon-Wailia di Kecamatan Sulabesi Timur, proyek air bersih di Falabisahaya, proyek jembatan Air Bugis di Desa Auponia Kecamatan Mangoli Selatan dan ruas jalan di Desa Mangoli dan Waitina.

“Dari hasil temuan oleh Pansus terkait sejumlah masalah proyek pembangunan yang kami sampaikan ke Kadis PU-PR dan diakui oleh Kadis PU-PR bahwa sejumlah royek tersebut memang bermasalah,” kata Ismail kepada KabarMalut, Rabu (9/5/2018).

Ismail mengaku, pihaknya memberikan kesempatan kepada kontraktor pelaksana proyek termasuk Dinas PU-PR untuk memperbaiki pekerjaan tersebut paling lama 6 bulan. DPRD tidak meminta pengembalian dan kotraktor harus bekerja sesuai mekanisme yang direncanakan.

“Kami tidak meminta pengembalian, karena yang kami kejar adalah proses pemanfaatan bagi masyarakat atas pekerjaan yang dikerjakan oleh pemerintah. Dan kami berikan waktu paling lambat 6 bulan,” pungkasnya.  (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut