RSUD Labuha Akreditasi dari Tipe D ke Tipe C

  • Bagikan
Bupati Halsel, Bahrain Kasuba saat membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan Akreditasi RSUD Labuha

LABUHA – Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba menghadiri Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha, dengan mengusung tema ‘Menjadikan RSUD Labuha sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional Pada Tahun 2021’.

Kegiatan yang  dihadiri Ketua Tim Surveior Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) RSUD Labuha dr Yawestri Pudjiati dan anggota dr Wida Ningsi dari Kementrian Kesehatan, Pejabat Eselon II dan III, Para Dokter Umum dan Spesialis serta Seluruh Karyawan dan Karyawati RSUD Labuha, berlangsung di Desa Marabose, Kecamatan Bacan, Senin (14/5/18).

Dalam sambutan Bupati Halsel, Bahrain Kasuba mengucapkan selamat datang kepada  Tim Survei Akreditasi RSUD Labuha di Bumi Saruma Halsel.

“Semoga kehadiran Tim Akreditasi ini menjadi spirit bagi kami, khususnya managemen RSUD Labuha untuk meningkatkan kualitas dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”, kata Bahrain.

Lanjut Bahrain, kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan kesehatan bermutu tinggi terus meningkat, bersamaan dengan perkembangan kemajuan teknologi kesehatan.

“Halmahera Selatan yang terdiri dari 249 desa, 30 kecamatan memiliki 3 Rumah Sakit, 32 Puskesmas, 27 Puskesmas Pembantu dan 130 Polindes, maka Kab Halsel terus meningkatkan kualitas pelayanan bidang kesehatan yang merupakan salah satu prioritas dalam mewujudkan Visi Kab. Halsel pada tahun 2016-2021”, jelasnya.

Orang nomor satu di Halsel ini juga menambahkan Survei Akreditasi merupakan amanat pasal 40 undang-undang nomor 44 tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 34 tahun 2017 tentang Akreditasi Rumah Sakit.

“Pemerintah daerah sangat berkepentingan dengan survei akreditasi ini, mengingat jika sampai 2019 ada Rumah Sakit yang belum terakreditasi, maka perpanjangan izin operasional RS terancam dicabut, BPJS akan menghentikan kerjasama dengan RS dan Rumah Sakit tidak bisa mengusulkan kenaikan kelas yang saat ini bertipe D ke tipe C”, katanya.

Bahrain berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sebagai pemilik Rumah Sakit dapat mendukung penuh percepatan Akreditasi Rumah Sakit dan menginstruksikan Managemen Rumah Sakit agar bersungguh-sungguh dalam mewujudkan Akreditasi Rumah Sakit.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Labuha, dr Banani Sidik menyampaikan bahwa Rumah Sakit adalah unit pelayanan kesehatan yang selalu berusaha memaksimalkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

“Untuk itu berbagai upaya kita utamakan dengan sering melakukan pelatihan atau workshop baik yang bersifat eksternal maupun internal bagi para karyawan atau staf guna peningkatan mutu pelayanan kesehatan”, ungkap dr Banani.

dr Banani juga mengatakan untuk kegiatan akreditasi, kita sudah melakukan beberapa kegiatan diantaranya survei simulasi pada bulan April tahun 2017 sampai 2018 kemarin. Kemudian dilanjutkan pada hari ini yaitu survei final untuk Akreditasi secara khusus di Halsel.

“Dengan adanya kegiatan yang berkelanjutan maka mutu pelayanan kesehatan akan semakin baik dan keselamatan pasien menjadi prioritas utama pada pelayanan kami sehingga pada tahun 2021, dengan upaya-upaya yang telah dilakukan dapat menjadikan RSUD Labuha sebagai salah satu Rujukan Regional yang terstandarisasi secara nasional dan tahun 2021 mendapat akreditasi paripurna.” harapannya.

Bupati Halsel melakukan penandatangan sebagai komitmen mendukung Akreditasi RSUD Labuha, kemudian diikuti oleh Tim Akreditasi dan Direktur RSUD, para Dokter serta seluruh Karyawan-Karyawati RSUD Labuha. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut