Kampanye Diam-Diam di Gane Timur, Paslon Bur-Jadi Ditegur Panwaslu

  • Bagikan
Calon Gubernur Malut, Burhan Abdurhman saat berkampanye dihadapan masyarakat Desa Maffa

LABUHA – Kampanye pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut 2018, nomor urut 2 Burhan Abdurham dan Ishak Jamaludin (Bur-Jadi) di Desa Maffa, Gane Timur pada Minggu 20 Mei malam tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada Panwaslu Halmahera Selatan (Halsel).

“Tidak ada pemberitahuan kepada Panwaslu Halsel. Seharusnya ada, ketua tim menyurat ke Bawaslu dan Panwaslu, tapi yang dilakukan Paslon nomor 2 tidak seperti itu,” ungkpa Ketua Devisi Pengawasan Panwaslu Halsel, Yared Coling, kepada KabarMalut, Senin (21/5/2018).

Yared menambahkan, Panwaslu sendiri tidak mengetahui keberadaan Paslon nomor 2 itu, beruntung ada laporan dari Panwascam Gane Timur.

“Kami mengetahui keberadaan pasangan calon Bur-Jadi sedangan menggelar kampanye di Gane Timur dari laporan Panwascam di sana,” ucap Yared.

Kampanye setiap paslon, kata Yared, membutuhkan keamanan jadi stakeholder harus diberitahu sehingga semua ikut terlibat dalam pengamanan dan pengawasan.

“Seharusnya tanpa kami menyurat mereka sudah harus tahu,” tutur mantan Ketua GMKI Cabang Halsel itu.

Atas kejadian itu, pihaknya segera memberikan teguran secara tertulis kepada pasangan calon Bur-Jadi.

“Kami berikan teguran secara tertulis ke pasangan calon,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut