Kampanyekan AGK-YA, Ketau DPC Partai Gerindra Taliabu Dicegat Panwaslu

  • Bagikan
Ketua Panwaslu Pulau Taliabu, Adidas La Tea (kemeja hitam) mencegah Muhaimin Syarif yang hendak berkampanye

BOBONG – Kampanye pasangan calon gubernur Provinsi Maluku Utara Abdul Gani Kasuba dan Ali Yasin (AGK-YA) di Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu Selasa (22/5/2018) malam, sempat tegang. Pasalnya salah satu juru kampanye (Jurkam) tidak terdaftar namun hendak menyampaikan orasi politik.

Amatan KabarMalut, insiden ini bermula ketika pemandu acara (MC) mempersilahkan Ketau DPC Partai Gerindra Pulau Taliabu, Muhaimin Syarif untuk menyampaikan orasi politik di hadapan massa pendukung AGK-YA. Namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) langsung mencegat Muhaimin agar tidak berkampanye karena tidak terdaftar sebagai Jurkam.

Langkah pencegahan ini menimbulkan cekcok dan adu argument antara Muhaimin dengan pihak Panwaslu. Meski begitu, Panwaslu tetap tidak memberikan kesempatan ke Muhaimin karena tidak terdaftar.

Ketua Panwaslu Pulau Taliabu, Adidas La Tea mengatakan, pencegahan terhadap Muhaimin untuk mengkampanyekan Paslon AGK-YA karena tidak terdaftar sebagai salah satu Jurkam Paslon nomor urut 3. Ketua DPC Partai Gerindra ini hanya diperbolehkan mengkampanyekan Paslon Muhamad Kasuba dan Abdul Madjid Husen (MK-MAJU) karena dirinya terdaftr sebagai Jurkam.

Selain itu, Adidas juga mengaku pencegatan terhadap Muhaimin bukan baru pertama kali dilakukan Panwaslu namun sudah berulang-ulang kali saat ia berkampanye bersama AGK-YA. Panwaslu bahkan telah memberikan teguran kepada Muhaimin baik secara lisan maupun tertulis, tetapi tidak dihiraukan.

Pelanggaran yang dilakukan Muhaimin sebelumnya juga sudah ditindaklanjuti dengan melayangkan surat panggilan untuk dimintai klarifikasi sebanyak dua kali pula. Muhaimin tidak pernah memenuhi surat panggilan Panwaslu tanpa keterangan. (San/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut