Tunggakan Pelanggan PLN Morotai Capai Rp 520 Juta

  • Bagikan
Kepala PLN Rayon Daruba, Husen

DARUBA – Perusahan Listrik Negara (PLN) Rayon Daruba, Kabupaten Pulau Morotai mengungkapkan tunggakan rekening listrik oleh pelanggan telah mencapai Rp 520 juta.

Kepala PLN Rayon Daruba, Husen mengatakan, hutang pelanggan yang belum dibayarakan sejak Januari hingga Mei 2018 sudah mencapai Rp 520 juta. Hutang tersebut terbesar disumbang oleh PDAM Pulau Morotai sebesar Rp 314 juta.

“Hutang pelanggan dari Januari-Mei di PLN Rayon Daruba sebesar Rp 520 juta, tunggakan ada yang dua dan tiga bulan,” kata Husen kepada KabarMalut, Rabu (23/5/2018).

Menurutnya, untuk tunggakan PDAM tinggal dua bulan yakni April dan Mei masing-masing sebesar Rp 154 juta untuk April dan Mei sebesar Rp 160 juta, sisahnya pelangan masyarakat umum dan perkantoran lain. Penagihan tunggakan pembayaran rekening listrik kini telah dilakukan petugas.

“PDAM Morotai sudah lunasi 4 bulan ini. Hutang PDAM tinggal April Rp 154 juta dan Mei Rp 160 juta, mereka juga sudah cicil sebesar Rp 107 juta. Dijanjikan dalam waktu dekat akan segera dilunasi,” jelasnya.

Pembayaran rekening setiap bulan berjalan sampai tanggal 20 Mei dan batas tanggal 21. Jika belum juga dilunasi, maka petugas langsung melakukan pemutusan.

“Pemakaian BBM untuk PLN saja 9 sampai 10 ton solar per hari. Kalau pelanggan tidak bayar tepat waktu maka sangat berpengaruh terhadap pelayanan,” terangnya.

Husen mengaku, meski PLN Rayon Daruba administrasinya masih tercatat Tobelo, namun sudah memiliki tiga Kantor Pelayanan (KP) yakni KP Sopi, KP Bere-Bere dan KP Posi-Posi Roa untuk memudahkan pelanggan melakukan pembayaran tagihan.

“Meski rekening masih ikut Tobelo, sementara ini jalan penagihan sudah bilakukan di KP Sopi, KP Bere-Bere dan KP Posi-Posi Rao. Setiap bulan harus bisa terbayar,” akuinya.

Untuk melanggan meter pasca ke meter pra bayar yang hendak menambah daya, PLN memberikan diskon sebesar 20 persen khusus 220 VA-197 KWA rumah pribadi dan gratis untuk rumah ibadah melalui program Gemerlab Lebaran 2018, yang berlaku hingga 30 Juni 2018. (Aji/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut