Tidak Hadiri Paripurna Istimewa, Ini Kata Bupati Kepsul

  • Bagikan
Bupati Kepsul, Hendrata Thes

SANANA – Bupati Kepulauan Sula (Kepsul), Hendrata Thes menyampaikan alasan ketidak hadirannya pada Sidang Paripurna Istimewa Rabu 30 Mei 2018 yang membuat Ketua DPRD Kepsul, Ismail Kharie naik pitam.

Bupati Hendrata mengaku, ketidakhadirannya itu bukan sebuah kesengajaan dengan tidak menghargai orang Sula secara keseluruhan sebagaimana kata Ketua DPRD Kepsul sesaat sebelum sidang dimulai. Namun dirinya mewakilkan Sekda mewakili dirinya setelah berkoordinasi dengan Sekwan.

“Kebutulan saya sudah agendakan pertemuan sama tamu hingga jam 2 malam, baru tiba-tiba undangan dating dan saya langsung tanyakan Sekwan bisa tidak diwakilkan, dan sekwan menjawab bahwa bisa diwakilkan. Jadi saya perintahkan Sekda, jadi saya tidak maksud apa-apa, kalau misalkan tidak bisakan tinggal bilang, saya langsung hadir,” kata Hendrata menyampaikan klarifikasinya kepada wartawan, Jumat (1/6/2018).

Hendrata mengatakan, jika ketidak hadiran dirinya dianggap sebuah kesalahan oleh DPRD, dirinya menyampaikan permohonan maaf. Karena jika sejak awal Sekwa mengatakan tidak bisa diwakilkan pada sidang istimewah maka dirinya pasti hadir.

“Kalau dianggap Pemerintah Daerah ada salah saya minta maaf, tapi diketahui juga bahwa saya sudah mencoba mempertanyakan kalau bisa diwakilkan saya wakilkan, dan kata sekwan bisa diwakilkan, dan kalau tidak bisa langsung dikasih tahu saya tinggal hadir,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut