Pemuda Muhammadiyah Tolak PT Priven Lestari di Maba

  • Bagikan
Ketua Pemuda Muhammadiyah Maba , Ilham Manuai

MABA – PT Priven Lestarim yang baru saja beroperasi di Kecamatan Maba (Buli), Halmahera Timur (Haltim),  mendapat penolakan dari  Pemuda Muhammadiyah Haltim. Sebab  kehadiran perusahan dianggap  mengancam keberlansungan hidup masayarakat di Kecamatan Maba,  karena wilayah operasinya terletak di kecamatan tersebut.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Maba , Ilham Manuai menjelaskan, dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan operasi perusahan nikel itu sagat fatal jika dipaksakan. Dimana wilayah operasi bersentuhan langsung dengan sumber sumber air yang dikonsumsi warga Maba selama ini.

“Kami konsisten untuk menolak, karena dampaknya sangat membahayakan bagi warga Maba, selain pada air, kita juga sagat takut karena lokasinya yang tidak jauh dari pemukiman warga,” ungkap Ilham kepada KabarMalut, Senin (11/6/2018).

Dirinya juga mengaku, hingga kini rencana kehadiran PT Priven, masih menjadi polemik bagi warga di Kecamatan Maba karena ada pro dan kontra. Akan tetapi pihaknya lebih dulu menegaskan penolakan kegiatan eksploitasi yang akan dilaksanakan nanti.

“Kalau dibiarkan  juga tidak bisa, benar ini investasi tetapi jika sampai merusak tatanan masayarakat maka kami tatap tolak dengan dasar apapun itu,” terangnya.

Sementara itu, lanjutnya, berdasrakan informasi yang diterima, izin eksplorasi PT Priven sudah diterbitkan sejak tahun 2010 lalu, namun tidak menjadi alasan perusahan tersebut untuk beroperasi karena pertimbagan ekosistem dan kelangsungan masayarakat.

“Belum lagi kalau gunung di belakan Buli ini dieksplorasi maka dampaknya berupa banji dan bencana lainnya sangat mengancam masayarakat,” cetusnya.

Sehingga itu,  secara institusi, Pemuda Muhammadiyah meminta kepada  Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan DPRD untuk membatalkan rencana kegiatan eksplorasi PT Priven di Kecamatan Maba.

“Kami minta kepada DPRD dan Pemkab Haltim agar permasalahan ini menjadi bahan pertimbagan yang harus diseriusi, dan hal ini akan dikosulidasi dengan elemen lainnya untuk mengawal peramsalahan ini hingga tuntas,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut