Kerja Amburadul, Bocah 6 Tahun Tersengat Listrik

  • Whatsapp
Faris Umamit, korban kesetrum aliran listrik ketika dirawah di rumah sakit

SANANA – Akibat amburadulnya pekerjaan bangunan Pasar Basanohi Sanana, Kepulauan Sula (Kepsul) oleh para pekerja, seorang bocah yang berusia 6 tahun nyaris kehilangan nyawa karena tersengat aliran listrik yang terurai ke tanah.

Wakapolres Kepsul, Kompol Syamsul Alam mengatakan, bocah bernama Faris Umamit warga Desa Fatce, tersengat aliran listrik ketika sedang bermain di areal belakan bangunan Pasar Basanohi. Kabel yang teraliri listrik dilepas pekerja bangunan dan mengurai hingga ke permukaan tanah dan dipegang korban tanpa mengetahui.

Muat Lebih

“”Faris itu bermain di belakang bangunan pasar tepatnya di belakang gudang mesin pasar, dan ada kabel listrik yang berada sekira 50 cm diatasi permukaan tanah dan dia langsung memegangnya. Karena kondisi karet pembungkus kabel yang terputus dan ditutupi dengan kertas plastik sehingga arus listriknya tidak dapat dibatasi dan Faris langsung kesetrum,” kata Syamsul kepada KabarMalut, Selasa (12/6/2018).

Beruntun, ketika korban kesetrum ada warga yang melihatnya sehingga langsung berusaha menolong korban dengan cara memukulkan kayu ke kabel sehingga korban terlepas. Meski begitu, korban sempat pingsan akibat dari kesetrum.

“Beruntung ada satu warga yang melihatnya hingga langsung mengambil kayu dan memukul kabel sehingga terlepas dari genggaman korban (Faris) dan langsung terjatuh serta pingsan,” jelasnya.

Karena kondisi korban yang pingsan, warga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis. Kini kondisi korban bisa diselamatkan dan mulai membaik.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya mengetahui bahwa kabel yang berada diatasi permukaan tanah merupakan kelalaian pekerja bangunan pasar. Sebab pihak PLN sendiri mengaku kabel tersebut berpindah posisi karena ada aktivitas pembangunan di pasar, namun tidak disampaikan.

“Kami juga sudah mempertanyakan pada pihak PLN terkait kabel yang berada dekat diatasi permukaan tanah tersebut, namun pihaknya menjawab bahwa selama ini yang mereka ketahui kabel tersebut berada tepat di tempat yang mereka pasangkan. Mereka tidak tahu kalau dilepas dan berada di dekat permukaan tanah karena tidak diberitahukan oleh pekerja setempat,” pungkasnya. (Ajo)

Pos terkait