Program Kesejahteraan Masyarakat Jadi Andalan Pemkab Morotai

  • Bagikan
Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, saat safari ramadhan dengan menyerahkan bantuan kesejahteran kepada masyarakat

DARUBA – Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai dalam kepemimpinan Bupati Benny Laos dan Wakil Bupati Asrun Padoma, baru berusia 1 tahun. Namun gebrakan berbagai program untuk kesejahteraan masyarakatnya patut diacungkan jempol.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pulau Morotai, Nursina Kadir mengaku program Kesehatan Gratis bagi seluruh masyarakat Pulau Morotai, Bantuan Sosial kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, menjadi salah satu program andalan Pemkab Pulau Morotai. Warga deberikan bantuan uang untuk keperluan hidup yang dibebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Para Lansia diatas usia 65 tahun diberikan bantuan sebesar Rp 3.000.000,  para janda cerai meninggal sebesar Rp 1.500.000,  bantuan kepada Anak Yatim Piatu sebesar Rp 1.000.000 dan bantuan kepada Penyandang Disabilitas sebesar Rp 1.000.000,” ungkap Nursina kepada KabarMalut, Selasa (12/6/2018).

Menurutnya, bantuan disalurkan dalam bentuk Non Tunai sehingga seluruh bantuan tersalurkan ke rekening masing-masing kategori penerima beserta ATM yang dikemas namanya Kartu Morotai Sejahtera. Bahkan bantuan semacam ini, di Indonesia baru dilakukan Pemda Pulau Morotai.

“Ini (bantuan) baru pertama di Indonesia, dengan total penerima sebanyak 2.991 orang yang dananya bersumber dari APBD tahun 2018 sebesar Rp 7.252.500.000,” jelasnya.

Sedangkan Bantuan Sosial yang sumber anggarannya APBN, lanjut Nursia, untuk tahun 2018 kuotanya bertamba sebanyak 1.178 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari tahun 2017 sebanyak 1.025 KPM.

“Totalnya penerima bantuan sosial untuk tahun 2018 mencapai 2.023 KPM,” akuinya.

Selain itu, Pemkab Pulau Morotai juga memberikan bantuan uang duka bagi warga yang meninggal dan ibu melahirkan serta bagi pasangan suami istri yang baru melangsukan pernikahan.

“Ada bantuan uang duka bagi masyarakat yang keluarganya meninggal sebesar Rp 1000.000, yang melahirkan sebesar Rp 750.000 dan yang akan menikah sebesar Rp 500.000,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut