PT SKM Lelilef Tidak Membayar THR Karyawan

  • Bagikan
Koordinator pekerja tambang weda tengah, Wahab Nurdin

WEDA – Surat edaran dari pemerintah melalui Dinas Tenega Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengenai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) pada H-10 lebaran wajib dibayar kepada karyawan yang bekerja diperusahan itu.

Namun nasib puluhan karyawan yang bekerja di perusahaan tambang sub kontraktor PT.Tekindo Sinar Karya Mustika (SKM) yang berada di Lelilef Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah belum membayar THR kepada karyawannya.

“Hal ini terungkap bahwa puluhan karyawan yang bekerja diperusahan tambang PT SKM Lelilef yang merupakan sub kontraktor PT Tekindo tidak mau membayar THR kepada karyawan,” ungkap koordinator pekerja tambang lelilef, Wahab Nurdin  kepada KabarMalut, Selasa (12/6/2018).

Wahab mengatakan puluhan karyawan yang bekerja di PT SKM lelilef mengadukan nasib mereka yang belum menerima THR dari perusahan tersebut. Disamping gaji yang mereka terima oleh para karyawan mereka juga mengharapkan mendapat THR, sebagaiamana perusahan lain yang telah membayar THR kepada karyawannya.

“Kami minta kepada PT SKM yang berada dilokasi tambang PT Tekindo Energi agar segera membayar THR kepada karyawan, karena mereka sudah bekerja sudah melebihi dari 3 bulan. Kami juga meminta kepada Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah agar segera memanggil dan memberikan saksi kepada pihak perusahaan PT SKM lelilef,” ungkapnya.

Menurutnya, PT SKM dinilai telah menyalahi aturan dan mengabaikan hak hak karyawan yang sudah diatur dalam undang undang yang berlaku. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut