Rapat Bersama Stakeholder, Panwaslu Morotai Kembali Warning ASN

  • Bagikan
Rapat bersama Panwaslu Pulau Morotai dengan stakeholder

DARUBA – Panwaslu Kabupaten Pulau Morotai melaksanakan rapat bersama stakeholder menjelang hari pemungutan dan penghitungan suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara (Malut) tahun 2018. Rapat yang berlasngsung di Kantor Panwaslu dihadir Kapolres, Kasat Reskrim Pulau Morotai, Ketua Panwaslu, Komusioner KPU, Satpol PP, Kaban Kesbangpol dan Panwascam.

Ketua Panwaslu Pulau Morotai, Murjad Hi Untung kembali memberikan warning para ASN agar tidak terlibat politik praktis sebagaimana sudah dituangkan dalam UUD nomor 5 2014 tentang ASN dan Surat  Edaran Menpan no B/71/M.SM.00.00/2017, sanksi dalam UUD nomor 10 tahun 2016. Jika ada ASN yang terlibat, Panwaslu tidak segan-segan memprosesnya secara hukum.

“Panwas sudah melakukan pencegahan dengan sosialisasi dan pengiriman surat edaran kepada bupati untuk seluruh ASN tidak terlibat politik praktis,” kata Murad dalam rapat, Selasa (26/6/2018).

Murjad mengaku, pihaknya akan lebih fokus ke undangan atau pemberitahuan yang ditakutkan terjadi kongkalikong dengan undangan yang dimainkan di tiap-tiap TPS.

Sementara Kapolres Pulau Morotai, AKBP Mikael Sitanggang  mengatakan distribusi surat suara dan kotak suara sampai saat ini sudah dilakukan pengawalan di tiap-tiap kecamatan.

“Menjadi masalah dan yang menjadi titik rawan pada saat perhitungan suara kami akan melakukan pengawal lebih ketat di desa-desa yang rawan kecurangan tandasnya,” ungkap Mikael.

Semua pihak menyepakati siap mengawal hajatan Pilgub kali ini agar sesuai diinginkan bersama. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut