Perolehan Suara AGK-YA Naik Drastis, Ini Penyebabnya

  • Bagikan
Perolehan suara AGK-YA yang berubah drastis oleh hacker

TERNATE – Hasil perolehan suara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) nomor urut 3 Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA) pada real count Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang tayangkan di website https://infopemilu.kpu.go.id/pilkada2018/hasil/cepat/t1/list/nasional tiba-tiba naik drastis dan menjadi pemenang pemilihan gubernur (Pilgub) Malut.

Data C-KWK yang diinput Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 2.126 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 2.137 TPS atau 99,49 persen, awalnya pasangan AGK-YA menempati posisi kedua dengan total suara 167.453 atau 30,38 persen. Sementara rivalnya Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI) memperoleh suara 176.019 atau 31,94 persen dan berada pada urutan teratas.

Namun sekira pukul 18.40 WIT, perolehan suara AGK-YA naik draStis menjadi 179.015 atau 32,48 persen mengungguli  AHM-RIVAI dengan yang memperoleh suara 164.457 atau 29,84 persen. Perubahan angka hanya terjadi pada pasangan AGK-YA dan AHM-RIVAI, sedangkan perolehan suara pasangan Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI) dan Muhamad Kasuba-Abdul Madjid Husen (MK-MAJU) tetap seperti semula yakni 143.151 suara atau 25,97 persen untuk BUR-JADI dan MK-MAJU 64.498 atau 11,70 persen.

Komisioner KPU Malut, Kasman Tan mengatakan perubahan data yang cepat ke AGK-YA merupakan ulah hacker yang sengaja meretas website KPU. Namun tindakan ini tidak berlangsung lama dan berhasil dinormalkan kembali.

“Aplikasi KPU yang tadi sempat berubah menurut pencermatan kami ada hacker yang meretas aplikasi KPU, artinya merubah data resmi kami,” kata Kasman kepada wartawan, Jumat (29/6/2018).

Setelah mengetahi hasil Pilgub Malut di website diretas, KPU kemudian menghentikan sementara upload data ke Situng KPU.

“Karena kondisi itu untuk sementara itu kami hendak hentikan agar tidak menjadi masalah,” jelasnya.

Sementara itu, Paslon AHM-RIVAI mendesak pihak Kepolisian Polda Malut untuk segera mengusut tuntas tindakan hacker karena mencederai hasil demokrasi yang berlangsung dengan aman hingga hari ini.

“Kami minta pihak kepolisian segera mengusut tuntas persoalan ini, karena tindakan hacker membuat gaduh di kalangan masyarakat,” kata Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damopoli. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut