Hujan Lebat, 7 Rumah Dihantam Banjir

  • Bagikan
Ilustrasi: Hujan deras yang membuat sejumlah rumah warga terendam di Pulau Taliabu

BOBONG – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Taliabu Utara Kabupaten Pulau Taliabu sejak pukul 06:00 WIT hingga sore tadi, mengakibatkan 20 unit rumah warga di Desa Ritong terenda dan 7 unit diantaranya rusak berat akibat terkena banjir.

Kepala Desa Tikong, Muhammad Ali Hamid mengatakan, curah hujan yang tinggi mengakibatkan banjir dan menjebol tanggul penahan air yang dibangun di belakang desa tersebut. Akhirnya air meluap ke desa dan merendam rumah-rumah penduduk.

“Jadi hujan itu mulai dari jam 06.00  pagi tadi sampe siang tadi sekitar pukul 13:00 tadi itu suda terjadi banjir. Akibat dari jebolnya tanggul penahan air yang berada di belakang kampung sehingga air meluap masuk sampai terjadi banjir di dalam desa,” ungkap Muhammad kepada KabarMalut via telepon, Minggu (1/7/2018).

Menuruttnya, luapan air yang mengakibatkan banjir itu membuat 20 rumah warga terendak, 13 unit hanya tergenang namun 7 unit lainnya mengalami rusak berat. Meski begitu, lanjut Muhammad, bencana ini tidak mengakibatkan korban jiwa.

“20 rumah jadi sasaran air dan 7 rumah yang dianggap rusak parah. Sementara 13 rumah tidak terlalu parah dan juga tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Warga berharap Pemerintah Daerah terutama instansi terkait untuk kiranya dapat turun ke Tikong melihat secara langsung  bencana yang dialami warga Tikong.

“Kami berharap pada Pemda turun ke lapangan agar dapat saksikan secara langsung bencana yang menimpah desa kami ini dan kiranya dapat memberikan bantuan pada warga di sini (Tikong),” harapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Pulau Taliabu, sekira pukul 16.00 tadi telah menuju lokasi bencana dengan membawa sejumlah bantuan. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut