Dua TPS di Morotai Terancam PSU

  • Bagikan
Komosioner KPU Morotai, Luth Djaguna

DARUBA – Rekepitulasi peroleh suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku  Utara (Malut) di tingkat kini Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) telah usai. Namun  dua Tempat Pungutan Suara (TPS) di Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan (Morsel) Kabupaten Pulau Morotai, terancam melaksanakan Pungutan Suara Ulang (PSU) menyusul terdapat pemilih yang menyalurkan haknya lebih dari satu kali pencoblosan.

Informasi yang dihimpun, dua TPS Desa Yayasan berbeda terdapat satu nama yang sama, yakni Fadli Dano Mas’ud. Fadli dikabarkan telah mencoblos di dua TPS yang berbeda, persoalan ini diketahui setelah PPK melakukan pleno perhitungan perolehan suara.

Komosioner KPU Morotai, Luth Djaguna saat dikonfirmasi terkait persoalan yang dimaksud mengaku belum mengetahuinya. Namun, dia memastikan jika pencoblosan ganda itu benar terjadi  maka dipastikan masuk dalam pelanggaran Pilkada.

“Kalau persoalan ini terbukti, maka masuk dalam tindak pidana Pemilu, karena sesuai prosedur yang berlaku, bagi siapa yang saja dilarang menggunakan hak pilih orang lain,” kata Luth kepada wartawan, Senin (2/7/2018).

Luth menjelaskan, dalam aturan PKPU menjelaskan,  jika terdapat pencoblosan ganda, maka harus dilakukan PSU karena ini sudah termasuk dalam pelanggaran Pemilu.

Sementara Devisi Hukum dan Penindakan Panwaslu Pulau Morotai, Seni Soamole membenarkan telah menerima laporan tersebut. Panwaslu sendiri telah melayangkan surat pemanggilan untuk dilakukan klarifikasi namun tidak direspon.

“Kami sudah  memanggil tapi yang bersangkutan tidak hadir, kami akan layangkan panggilan ulang,” ungkap Seni.

Panwaslu bakal kembali melayangkan surat panggilan kedua kepada Fadli dan jika tidak koperatif maka bakal dilakukan upaya paksa untuk menghadirkan Fadli.

“Jika kami memanggil bersangkutan tidak hadir lagi maka dijemput secara paksa untuk memberi kepastian apa benar atau tidak hal yang dilakukan oleh Fadli ini, ” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut