KPK Resmi Tahan AHM dan Zainal Mus

  • Bagikan
Ahmad Hidayat Mus (AHM) ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan (foto Bisnis Jakarta)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Bupati Kepulauan Sula,   Ahmad Hidayat Mus (AHM) pada hari ini. Calon Gubernur Maluku Utara (Malut) ini ditahan usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembebasan lahan Bandara Bobong tahun anggaran 2009.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penahanan terhadap AHM dilakukan setelah terpenuhinya ketentuan dalam Pasal 21 KUHAP. AHM ditahan untuk masa penahanan pertamanya selama 20 hari kedepan.

“Dilakukan penahanan terhadap AHM  selama 20 hari kedepan terhitung pada hari ini. AHM ditahan di Rutan Cabang KPK di Kavling K-4,” kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

AHM rampung menjalani pemeriksaan sekira pada pukul 18.30 WIB. Dia keluar langsung mengenakan rompi oranye tahanan KPK dengan didampingi tim kuasa hukumnya.

AHM enggan angkat bicara banyak terkait penahanannya pada hari ini.‎ Namun, dia tetap bersyukur telah memenangkan Pilgub Malut, AHM percaya diri (pede) akan tetap dilantik sebagai Gubenur Malut  meski telah ditahan KPK.

“Dilantik lah, pasti (dilantik) lah,” kata AHM di pelataran Gedung Merah Putih KPK.

AHM sendiri unggul sementara di Pilgub Malut dalam hasil hitung real  count Komisi ‎Pemilihan Umum (KPU).

Tak hanya AHM, KPK juga melakukan penahanan terhadap mantan Ketua DPRD Kabupaten Sula (Kepsul) Zainal Mus. Adik AHM yang kini menjabat sebagai Bupati Banggai Kepulauan ini  ditahan usai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka atas kasus yang sama.

Namun, Zainal Mus ditahan di Rutan yang berbeda dengan kakaknya. Zainal Mus ditahan untuk 20 hari penahanan pertamanya di Rutan Pomdan Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.‎‎

“ZM ditahab di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,” singkat Febri.

Sebelumnya diketahui, KPK resmi menetapkan AHM dan  Zainal Mus sebagai tersangka dugaan korupsi pada proyek pembebasan lahan fiktif Bandara Bobong tahun anggaran 2009. (okz/rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut