Simpatisan AHM-RIVAI Diimbau Kawal Kemenangan Pilgub

  • Bagikan
Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damopoli

TERNATE – Penahanan Calon Gubernur Maluku Utara (Malut) Ahmad Hidayat Mus (AHM) yang meraih suara terbanyak real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) oleh Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) tidak mengejutkan pendukung, simpatisan dan relawan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI). Pasalnya sejak awal AHM diduga sudah menjadi incar dan target politik hitam di Malut.

Juru Bicara AHM-RIVAI, Sawaludin Damapoli menjelaskan, penahanan AHM tidaklah mengejutkan karena sejak awal diduga menjadi incaran dan target politik hitam. Namun penzoliman politik membentuk energi positif dan menciptakan pusaran militansi AHM-RIVAI dari masyarakat.

“Nurani rakyat itulah yang menghantarkan AHM-RIVAI menang pada pemilihan gubernur dan wakil gubenur Malut 27 Juni lalu,” kata Sawaludin akun facebook, Senin (2/7/2018).

Menurutnya, di ruang KPK, AHM bangga dan berterima kasih kepada masyarakat Malut yang memilih AHM-RIVAI. AHM mengajak masyarakat untuk mengawal ketat hasil suara dari upaya kecurangan dari pihak yang ambisius kekuasaan.

“Beliau (AHM) sudah mempersiapkan mental untuk menghadapi proses hukum yang dituduhkan kepadanya. Beliau juga yakin bebas dari tuduhan ini, karena apa yang dituduhkan kepadanya adalah tidak benar, melainkan hanya karena mengganjal kepentingan politik,” jelasnya.

Pendukung, simpatisan dan relawan AHM-RIVAI, lanjut Sawaludin, diminta solid dan tetap konsisten dengan Politik Tanpa Gaduh, seraya memperketat pengawasan tahapan pleno suara hasil Pilgub Malut di tingkat KPU kabupaten/kota dan KPU Provinsi.

“Yakinlah AHM-RIVAI adalah Gubernur Baru Maluku Utara hasil nurani murni Rakyat Maluku Utara. Salud dengan kesederhanaan, ketegaran, kesabaran dan ketenangan mu meski dihujani fitnah dan penzoliman politik,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut