Satu Kali Mangkir, Polisi Kembali Panggil Ketua DPRD Morotai

  • Bagikan
Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, AKP M Ikbal

DARUBA – Penyidik Polres Pulau Morotai terus menyelidiki dugaan pemalsuan tandatangan 20 anggota DPRD yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018. Ketua DPRD Pulau Morotai, Fahri R Hairudin mangkir dari panggilan untuk pemeriksaan sebagai saksi.

Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, AKP M Ikbal mengatakan, penyidik telah memeriksa 22 saksi, dan satu saksi yakni Ketua DPRD Fahri mangkir dari pemeriksan sehingga diupayakan panggilan kedua untuk memberikan keterangan atas persoalan tersebut.

“Sudah 22 saksi yang diperiksa, sementara Ketua Dewan (Fahri) kemarin kita sudah berikan undangan tapi masih belum hadir. Rencananya kita akan panggil lagi yang bersangkutan, diundang untuk diintrogasi lagi,” kata M Ikbal kepada wartawan, Selasa (3/7/2018).

Untuk mempercepat proses penyelidikan, penyidik menjadwalkan pekan depan kembali memanggil Ketua DPRD karena kesaksiannya sangat dibutuhkan penyidik. Selanjutnya, penyidik menguji keaslian tandatangan anggota DPRD di Laboratorium Forensik Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Pengujian di forensik baru bisa dilakukan bilama mana seluruh saksi sudah diperiksa, sementara Ketua DPRD sejauh belum diperiksa. Kita mau periksa seluruh pelapor untuk memastikan tanda tangannya asli atau tidak di Rasfur Makassar,” terangnya.

Menurutnya, sudah ada gambaran adanya calon tersangka namun belum bisa disimpulkan karena harus dikuatkan dengan hasil uji laboratorium lebih dulu. Karena hasil uji laboratorium bisa diketahui kebenaran tandatangan dipalsukan atau tidak.

“Gambaran sudah ada, tapi itu masih dari keterangan saksi dengan alat bukti lain. Memperkuatnya harus adanya pemgecekan di laboratorium forensik,” tegasnya.

Jika pemeriksaan saksi dan uji labolratorium selesai dilakukan, maka langsung dilakukan gelar perkara untuk dinaikkan ke penyidikan dan penetapan tersangka. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut