Unggul 7.870 Suara, KPU Malut Sahkan Kemenangan AHM-RIVAI

  • Bagikan
Pleno rekapitulasi dan penetapan hasil Pilgub Malut 2018

SOFIFI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Malut, mengesahkan hasil penghitungan suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Malut 2018 di tingkat provinsi. Pasangan calon (Paslon) Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI) dinobatkan sebagai pemenang Pilkada Malut.

Penetapan dilakukan melalui Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara di tingkat provinsi pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Malut 2018, yang berlangsung di Kantor KPU Malut, jln KM 40 Sofifi, Sabtu (7/7/2018).

Ketua KPU Malut, Sahrani Somadayo saat memimpin pleno membacakan hasil perolehan suara masing-masing Paslon yakni AHM-RIVAI memperoleh 176.993, Burhan Abdurahman-Ishak Jamaludin (BUR-JADI) 143.416 suara, Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA) 169.123 suara dan Muhamad Kasuba-Abdul Madjid Husen (MK-MAJU) 65.202 suara.

“Menetapkan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara tahun 2018 sebagai berikut, pasangan calon gubernur dan wakil gubernu nomor urut 1 AHM-RIVAI dengan memperoleh suara sebanyak 176.993, nomor urut 2 BUR-JADI dengan perolehan suara 143.416 suara, AGK-YA 169.123 dan MK-MAJU  dengan memperoleh suara sebanyak 65.202 suara,” kata Sahrani dalam Rapat Pleno Terbuka, di Kantor KPU Malut, jl KM 40 Sofifi, Sabtu (7/7/2018).

Hasil pleno KPU tersebut, menunjukan selisi suara Paslon AHM-RIVAI dengan AGK-YA yakni sebanyak unggul 7.870. KPU Malut kemudian mengesahkan kemenangan AHM-RIVAI sebagai peraih suara terbanyak pada Pilkada kali ini.

“Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, ditetapkan di Sofifi 7 Juni 2018, Kettua Sahrani Somadayo,” ungkapnya.

Rapat pleno tingkat provinsi ini sempat dihujani interupsi oleh saksi Paslon nomor urut 3 AGK-YA saat KPU merekapitulasi suara Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), sehingga forum menyepakati perhitungan suara dari Kepsul dilakukan terakhir setelah kabupaten/kota yang lain.

Sebelum menetapkan hasil suara dari Kepsul, KPU Malut menindaklanjuti usulan saksi AGK-YA untuk turun satu tingkat dibawahnya yakni pleno perolehan suara tingkat PPK. Namun hasil pleno di PPK tetap sama, sehingga langsung ditetapkan. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut