AHM-RIVAI Optimis MK Tolak Gugatan AGK-YA

  • Bagikan
Juru Bicara Pasangan AHM-RIVAI, Sawaludin Damopolii

TERNATE – Tim Pemenang Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI) optimis sengketa Pilgub Maluku Utara yang diajukan Tim Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA) ke Mahkamah Konstitusi (MK) akan ditolak. Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Pasangan AHM-RIVAI, Sawaludin Damopolii, Selasa (10/7/2018).

Menurutnya, materi gugatan yang diajukan tim pasangan nomor urut 3 AGK-YA sangat lemah dan tidak substansi bahkan hanya bersifat asumsi perkara.

“Meski demikian, kami tim pasangan nomor urut 1 AHM-RIVAI menghargai upaya hukum yang dilakukan kandidat nomor 3 ini,” jelasnya.

Mantan wartawan SCTV ini menjelaskan, sejumlah pelanggaran yang dihimpun dan kemudian dijadikan pokok perkara oleh AGK-YA hanyalah opini yang dibuat-buat agar Pilgub 27 Juni lalu yang berlangsung aman, damai dan demokratis terkesan syarat kecurangan. Padahal menurut Syawal, seluruh komponen, baik dari pihak kesultanan jailolo, ternate, LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemuka agama dan Kepolisian Daerah Maluku Utara memberi apresiasi kepada penyelenggara yang sukses menggelar pesta demokrasi lima tahunan ini secara aman, damai dan demokratis.

“Justeru mereka yang syarat kecurangan. Datanya pelanggaran-nya kami sudah kumpul,” ungkap jubir AHM-RIVAI.

Seraya menyebutkan sejumlah kecurangan AGK-YA diantaranya, intimidasi Bupati Halsel Bahrain Kasuba terhadap struktur birokrat, intimidasi dan Kontrak Politik Wakil Walikota Tidore Muhammad Senen, yang melibatkan ASN, distribusi sembako menjelang masa tenang, dan penggunaan fasilitas negara saat kampanye di Halsel.

“Kendati demikian, tim pasangan nomor urut 1 yang diusung partai Golkar dan PPP siap menghadapi gugatan yang diajukan tim AGK YA,” ucapnya.

Selain itu, tim AHM-RIVAI menghimbau kepada pendukung, simpatisan dan relawan untuk konsisten dengan tagline Politik Tanpa Gaduh. (rdx)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut