Istri Jadi Timsel, Saksi Cagub Lolos Seleksi Adminitrasi Bawaslu Halteng

  • Bagikan
Anggota GP Ansor Halteng, Bakir Usman

WEDA – Salah satu peserta seleksi calon anggota Bawaslu Halmahera Tengah (Halteng) yang lolos administrasi mendapat sorotan dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Peserta bernama Abdu Rahim Yusuf, diketahui merupakan mantan salah satu saksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Malut 2018 lalu, dan juga istrinya sebagai Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu kabupate/kota.

Anggota GP Ansor Halteng, Bakir Usman menuturkan, Abdu Rahim lolos karena istrinya masuk dalam Timsel Bawaslu, meski berada pada zona lain, namun diduga membangun komunikasi khusus dengan Timsel zona II. Sebab pada Pilkada Halteng 2017 dan Pilgub 2018, Abdu Rahim secara nyata-nyata terlibat politik praktis yakni menjadi Tim Sukses serta saksi.

“Abdu Rahim Yusuf terlibat sebagai Tim Sekses serta sebagai Saksi pada Paslon nomor urut 1, Mutiara M Yasin dan Kabir H. Kahar pada saat itu. Selain itu, pada pemiliham Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara tahun 2018 ini, dirinya juga terlibat sebagai saksi Paslon nomor urut 3 calon gubernur dan wakil gubernur pada Pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU Halteng,” kata Bakri kepada KabarMalut, Minggu (15/7/2018).

GP Ansor berharap Timsel Bawaslu zona II agar benar-benar selektif dan profesional dalam seleksi calon anggota Bawaslu kabupaten/kota. Sehingga anggota Bawaslu yang terpilih nanti, bisa professional dan independen dalam melaksanakan tugasnya.

“Kami tegaskan agar Timsel Bawaslu benar-benar selektif dan profesional dalam seleksi calon Bawaslu saat ini,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Timsel Bawaslu Zona II, Arwan Mhd ketika dikonfirmasi mengaku, pihaknya menunggu laporan resmi masyarakat yang disertai dengan bukti fisik oleh yang bersangkutan. Timsel berkenginan besar untuk memproduksi calon Bawaslu kabupaten/kota yang berintegritas, independensinya yang tinggi serta memiliki prinsip kuat.

“Kami tidak mau produksi calon Bawaslu yang terlibat politik praktis, yang nantinya kedepan tidak mencederai nilai-nilai demokrasi kita,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut