Nonton Pesta, Murdimin Tewas Dikeroyok

  • Bagikan
Korban Pengeroyokan

SANANA – Salah satu pemuda asal Desa Wai Ina Kecamatan Sulabesi Barat, Kepulauan Sula (Kepsul), tewas dikeroyok oleh sejumlah pemuda Desa Falahu, Kecamatan Sanana. Korban bernama Murdimin Fokatea (19) diduga dikeroyok oleh AG alias On (16) ketika menonton acara pesta joget di  Desa Falahu.

Wakapolres Kepsul, Kompol Syamsul Alam menjelaskan, berdasarkan informasi dari salah satu saksi berinisial SU, Sabtu pukul 03.00 dini hari kemarin, korban saat sedang menonton pesta joget tiba-tiba dikejar tersangka On dan kawan-kawan hingga ke kompleks Bega Desa Falahu. Korban kemudian berhenti di belakang rumah salah satu warga, lalu dianiaya oleh para pelaku.

“Tersangka  menganiaya korban dengan cara menggunakan kepalan tangan tersangka yang ditinjuhkan ke arah rusuk kanan korban sebanyak satu kali. Sehingga mengakibatkan korban tidak sadarkan diri, kemudian saksi bersama rekan-rekannya mengantar korban ke rumahnya di Desa Fogi,” ungkap Syamsul mengulang keterangan saksi kepada waratwan, Minggu (15/7/2018).

Karena tak sadarkan diri usai pengeroyokan, keluar korban membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana untuk mendapat petolongan. Namun tuhan berkehendak lain, setelah menjalani perawatan sekira 10 jam lamanya di ruang ICU, korban dinyatakan meninggal dunia (tewas) sekira pukul 11.00 WIT.

Korban diduga dihantam dengan benda keras karena sekujur tubuh bagian belakan mulai dari pinggang hingga ke leher belakan, terlihat membiru. Tak terima, keluarga korban langsung melaporkan ke Polres Kepsul untuk diproses secara hukum.

Tak butuh waktu lama, usai menerima laporan pengaduan polisi langsung membekuk On yang diduga sebagai pelaku utama. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku lain untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.

“Kami sudah memintai keterangan dari salah satu saksi untuk penyelidikan lebih lanjut dan kami juga sudah mengamankan seseorang yang diduga sebagai tersangka pengeroyokan,” ungkap Syamsul.

Polisi berharap keluarga korban dapat bersabar diri karena penyelidikan akan tetap terus dilakukan seasuai ketentuan hukum.(Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut