Kades Intervensi Tugas Bidan, Masyarakat Desa Gumira Krisis Pelayanan Kesehatan

  • Bagikan
Pusat Pelayanan Terpadu (Pustu) Desa Gumira yang tidak ada petugas kesehatan

LABUHA – Masyarakat Desa Gumira, Kecamatan Gane Barat Utara kurang lebih 1 tahun mengeluhkan pelayanan dasar di bidang kesehat. Keluhan masyarakat ini lantaran perawat yang bertugas di Desa Gumira tidak betah menjalankan tugas karena ulah Kepala Desa Jaenuddin Torano yang selalu mengintervensi tugas bidan pada saat melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Setiap kalau ada orang sakit bidan harus datang lapor ke Kades sebelum datang di rumah orang yang sakit. Kalau bidan tidak lapor di Kades pasti bidan dapat marah dari kades,” tutur salah satu tokoh masyarakat Desa Gumira yang namanya enggan dipublis kepada KabarMalut, Kamis (19/7/2018).

Sambung Tokoh masyarakat tersebut, akibat dari intervensi Kades Jaenuddin, sudah dua tenaga kesehatan yang menjalankan tugas di Desa Gumira memilih pindah tugas.

“Bidan yang pertama minta pindah di Desa Batulak. Setelah itu ada bidan yang ganti dari Puskesmas Dolik tapi tidak betah sehingga kembali ke puskesmas,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala  Desa Gumuri, Jaenudin saat dikonfirmasi membantah dirinya mengintervensi tugas perawat atau bidan yang melaksanakan tugas-tugas pelayanan. Tidak hanya membantah Kades Jaenudin juga mempermasalahkan penempatan bidan dari Puskesmas Dolik di desanya tanpa ada pemberitahuan kepada dirinya selaku Kades.

“Saya tidak intervensi, justeru saya sesalkan keahadiran bidan di desa tanpa ada pemberitahuan kepada saya. Kalau ada sesuatu yang terjadi kepada merek siap yang bertanggung jawab dan kita salahkan siapa,” ungkap Jaenudin.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Ahkmad Rajak  mengatakan dirinya dirinya belum mengetahui masalah tersebut. Untuk itu dirinya segera berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Dolik untuk mengatasinya.

“Segara saya hubungi Kepala Puskesmas untuk menyelesaikan masalah tersebut,” kata Ahkmad.

Terpisah Ketua Komisi I DPRD Halsel, Abdullah Masjid saat dikonfirmasi meminta kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) segera memanggil Kades Gumira untuk memberikan pembinaan sehingga masalah pelayanan dasar di desa tidak terganggh.

“Dinas terkait seharusnya lebih jeli memberikan pemahaman kepada para Kades terkait tugasnya sebagai pemimpin di desa. Dan itu secepatnya diselesaikan pelayanan kesehat itu sangat penting bagi masyarakat,” singkat Abdullah. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut