Ditahan Jaksa, DPMD Copot Kades Yayasan

  • Bagikan
Kepala DPMD Pulau Morotai, Nursina Kadir

DARUBA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pulau Morotai, mencopot Kepala Desa (Kades) Yayasan, Fadli Dano Masud dari jabatanya dan mengangkat Sekdes sebagai Pj Kades. Pencopotan dilakuka karena Fadli telah ditahan pihak Kejasaan Morotai atas kasus tindak pidana Pemilu.

“Benar jabatan Kades telah diganti dan posisinya diisi oleh Sekdes,” kata Kepala DPMD Pulau Morotai,  Nursina Kadir kepada KabarMalut, Jumat (20/7/2018).

Menurutnya, pergantian Kades dilakukan untuk memperlancar roda Pemerintahan di desa tersebut, karena masa jabatan Kades Yayasan masih akan berakhir pada tahun 2022.

“Kalau Kades bebas sebelum masa jabatan berkahir nanti kita lihat regulasinya, apakah masih bisa menjabat ataukah tidak,” tutur Nursina.

Selain Kades Yayasan, Nursina juga mengaku melakukan pengangkatan 10 Pj Kades lain,  karena bulan Juli ini  terdapat 10 Kades defenitif yang masa jabatannya telah berakhir.

“Terhitung tanggal 1 Juni masa jabatan Kades berakhir,  Kades tersebut yakni, Kades Gotalamo, Dehegila, Darame, Buho-Buho, Wewemo, Bere-Bere, Posi Posi Rao, Usbar Pantai, Pangeo dan Libano,” jelasnya.

Ditanya kapan bakal diadakan Pemilihan Kades untuk mengisi jabatan Kades yang telah habis,  Nursina menyerahkan persoalan ini Bupati Benny Loas yang memiliki kewenangan. Entah Pilkades dilakukan 2018 atau  2019 semua dikembalikan ke bupati.

“Makanya kita masih menunggu pak bupati dulu untuk berkonsultasi. Jadi sementara kita masih akan melakukan penunjukan karteker untuk mengisi jabatan Kades yang kosong tersebut,” tutupnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut