KNPI dan Kampoeng Melanesia Gelar Sunatan Massal dan Bagi Seragam Sekolah

  • Bagikan
Ketua KNPI Malut, Thamrin Ibrahim bersama Kapolres Ternate AKBP Azhari Juanda memanta kegiatan sunatan massal

TERNATE – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut) bersama Kampoeng Wisata Melanesia, menggelar acara sunatan massal dan pemberian bantuan perlengkapan seragam dan sekolah secara gratis bagi anak yatim piatu yang berada di Kota Ternate. Kegiatan sosial yang berpusat di Kawasan Wisata Alam Kampoeng Melanesia, Kelurahan Gambesi ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Ternate, AKBP Azhari.

Kapolres Ternate, AKBP Azhari Juanda mengaku kegiatan seperti ini merupakan kegiatan yang positif yang  harus ditingkatkan terus. Kepolisian dalam hal ini Kamtibmas Polres Ternate, lanjut Ashari, selalu mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh para pemuda Malut.

“Ini adalah salah satu kegiatan yang positif dan harus ditingkatkan lagi agar kedepan selalu ada seperti ini,” ungkap Azhari kepada KabarMalut, Minggu (22//7/2018).

Azhari berpesan kepada semua masyarakat Ternate untuk selalu membantu kepada sesama terlebih kepada yang membutuhkan.

“Kalau kita tidak bisa membantu secara materi, kita masih bisa membantu dengan tenaga,” pungkasnya.

Ketua KNPI Malut, Thamrin Ibrahim menyampaikan tujuan dari kegiatan ini yakni untuk membantu sesama, karena ia melihat kurangnya perhatian dan peduli masyarakat terhadap hal-hal kemanusian seperti yang dilakukan oleh pemuda KNPI Provinsi Malut saat ini.

“Kami melakukan hal ini karena prihatin dengan kondisi masyarakat umum saat ini yang masih belum peka dengan lingkungan terutama pada anak yatim piatu yang memerlukan perhatian dan bantuan dari kita yang mampu,” jelasnya.

Kegiatan sunatan massal mendapatkan respon baik  dari masyarakat sekitar, hal ini terlihat dengan antusias  para orang tua mendaftarkan 110 anak mereka untuk disunat. KNPI juga menyerahkan perlengkapan seragam sekolah kepada 330 anak yatim piatu.

“Acara ini merupakan rangkaian kegiatan  program kerja KNPI Provinsi yang nantinya pada bulan Agustus tahun ini juga KNPI turut andil pada pemilihan Putri Kampus dan akan ada Babari dalam rangka 17 Agustus dengan membersihkan rumah-rumah ibadah yang ada di Kota Ternate dan kegiatan kemanusian lainnya,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama juga, Thamrin mengutarakan keinginannya untuk menciptakan ruang publik anak yang bisa dijadikan sarana bermain dan belajar bagi anak-anak yang ada di Malut khususnya Kota Ternate. Hal inilah yang menjadi harapanya, karena bagi Thamrin anak-anak merupakan cikal bakal pembangunan dan kemajuan bangsa ini.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga bisa mengapresiasi harapannya dan bisa merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat Maluku Utara, salah satunya menciptakan ruang publik bagi anak-anak,” ungkapnya.

Anggaran yang dikeluarkan pada kegiatan ini, berasal dari donasi para dermawan yang memberikan kepercayaan kepada Kampoeng Melanesia dan KNPI Malut untuk melaksanakan kegiatan Babari Melanesia Untuk Kemanusiaan. (Ita/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut