PDAM Bakal Usul Penghapusan Hutang Pelanggan Rp 1,8 Miliar

  • Bagikan
Dirut PDAM Pulau Morotai, Syakir Sandry

DARUBA – Direktur Utama (Dirut) Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) Pulau Morotai, Syakir Sandry harus bekerja ekstra untuk membawa PDAM lebih baik lagi. Sebab, kepimpinan PDAM meninggalkan piutang sebesar Rp 1,8 miliar dari tunggakan iuran air pelanggan tehitung tahun 2013 hingga 2018.

“Saya yakin tunggakan sebesar ini (Rp 1,8 miliar) tidak mungkin ditagih kembali dan rencananya akan diusulkan ke bupati untuk dihapus,” kata Syakir kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Kamis (26/7/2018).

Menurutnya, tunggakan pelanggan sebelumnya terjadi karena murni keselahan pihak PDAM,  dimana tidak mau menagih iuran yang tertunggak,  parahnya lagi tidak ada rekening air kala itu.

“Bagi saya hitung ini terjadi karena keselahan PDAM sebelumnya yang tidak mau menagi iuran air terhadap pelanggan yang diketahui penunggak,” terangnya.

Mengantisipasi agar tidak terjadi hutang seperti sebelumnya,  dia berjanji bakal merketat penagihan, bahkan jika terdapat pelanggan menunggak iuran sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan, maka diambil langkah tegas berupa tindakan pemutusan.

“Kami berharap pelanggan membayar iuran air tepat waktu. Untuk saat ini kami akan melakukan menyelesaikan 10 ribu pelanggan tahun 2019 dan sekarang kami  baru selesai baru 5 ribu pelanggan yang ada di Pulau Morotai,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut