Gugatan Berbau Fitnah, Hendra Optimis MK Tolak Permohonan AGK-YA

  • Bagikan
Koasa Hukum Pihak Terkait (AHM-RIVAI), Hendra Karianga

JAKARTA – Kuasa Hukum Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut), Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar (AHM-RIVAI),  Hendra Karianga menilai penyampaian materi gugatan  yang dibacakan Kuasa Hukum Pemohon Abdul Ghani Kasuba-M Al Yasin Ali (AGK-YA), Wakil Kamal pada sidang perdana sengketa Pilkada Gubenur 2018 di Mahkamah Konstitusi, Kamis 26 Juni kamarin, hanya berbau fitnah dan salah sasaran.

Sebagai pihak Terkait, Hendra menilai dalil gugatan AGK-YA dibacakan di hadapan majelis hakim MK tidak substansi dengan pokok perkara. Pasalnya, materi yang diajukan kebanyakan menyerang kepada pribadi AHM.

“Seharusnya mereka bersikap dewasa dan cerdas di forum yang terhormat, seharusnya argumentasi hukum atas hasil Pilkada Malut yang harus diperdebatkan, bukan menyerang pribadi AHM. Makanya, saya menilai, gugatan mereka salah alamat dan isinya hanya fitnah,” ungkap Hendra kepada wartawan, Jumat (27/7/2018).

Setelah mendengar dan mempelajari dalil yang dituduhkan oleh Kuasa Hukum Paslon nomor 3, Hendra mengaku pihak Termohon (KPU) dan pihak Terkait (AHM-RIVAI) akan membacakan materi pembelaan pada sidang selanjutnya Rabu 1 Agustuas mendatang. Hendra optimis gugatan AGK-YA bakal ditolak MK, karena sengketa Pilkada di MK merupakan perolehan selisih suara hasil pemilihan, bukan membahas masalah pidana atau kasus korupsi.

“Saat sidang, majelis hakim menegur kuasa hukum AGK-YA karena menyerang kepribadian orang tanpa dasar, mereka tampil tidak cerdas dan tidak substansi. Saya yakin Gugatan mereka ditolak MK.” Pungkas Doktor Hukum Unsrat Manado ini. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut