Peringati HUT Hari Sungai Nasional, Semank Malut Gelar Sosialisasi

  • Bagikan
Diskusi terbatas yang dilakukan Semank dengan tema Sungai dan Pembangunan Kota

WEDA – Studi Etnologi Masyarakat Nelayan Kecil (Semank) Maluku Utara menggelar Diskusi terbatas dengan tema Sungai dan Pembangunan Kota, bertempat di Rumah Bacarita Weda akhir pekan kemarin. Diskusi terbatas dalam rangka peringati hari sungai nasional  ini merupakan kepedulian terhadap sungai dan pembangunan yang sementara dalam tahap perencanaan di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Direktur Semank Malut, Mufti Murhum menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan semata-mata karena demi membangun Halteng akan datang.

“Tentu harapan besar kita melalui diskusi ini, membangun dan menjaga sungai di sekitar kita,” ungkap Mufti, kepada KabarMalut.

Diskusi yang diselenggarakan di Rumah Baca ini menghadirkan Kepala Bappeda Halteng Husain Ali, Kadis PU Halteng Arif Djalaludin dan Kadis Lingkungan Hidup Samsul Bahri M Djen. Tujuan diskusi bagaimana membangun kesadaran bersama stakeholder utama agar dalam perencanaan dan pembangunan Kota berjalan tanpa mengabaikan karakteristik alam.

“Kita harap agar warga kota agar mencintai sungai, terutama sungai Yefetu dan sungaindi Desa Fidi Jaya yang mengapit Kota Weda,” ujarnya.

Menurutnya, sungai Yefetu dan Fidi Jaya adalah dua sungai yang harus dijaga menjadi jalan alternatif bagi masyarakat nelayan ketika melabu di sungai tersebut. Kemudian petani yang memiliki kebun di bantaran sungai harus dilestarikan, jika tidak maka kedepan nanti sungai tersebut akan menjadi tempat pembungan sampah.

“Oleh karena itu, hasil diskusi ini akan kami sampaikan ke Pemda Halteng dalam bentuk rekomendasi selanjutnya ditindaklanjutinya,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Kadis PU Halteng, Arif Djalaluddi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan diskusi tersebut, sebagai langkah proses perencanaan pembangunan yang tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah terhadap sungai.

“Ini menjadi kegiatan positif yang dapat memberikan solusi kepada pemerintah lewat diskusi-diskusi publik seperti ini,” tuturnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut