Kronologi Tahanan Kabur di Rutan Weda

  • Bagikan
Tahanan Rutan Weda Kabur, Junaidi Abubakar, Ari Faristi Lantang dan Darmin

WEDA – Tiga tahanan yang kabur saat menjalani masa hukuman di Rutan Klas IIB Weda, Halmahera Tengah (Halteng) sekira pukul 10.30 WIT, Jumat (3/8/2018) kabur melarikan diri. Begini kronologi ketiga tahanan yang kabur setelah menjebol lubang tembong Rutan.

Berawal dari petugas piket Rutan mendapat laporan salah satu narapidana, bahwa kamar yang dihuni ketiga tahanan sudah kosong. Pada saat itu menujukan pukul 10:30 WIT, dimana kantor masih sedang melakukan aktifitas termasuk Kepala Rumah Tahanan Bahrudin Djen yang masih berada di ruangan kerjanya.

Pada saat itu Karutan dan para Pegawai Rutan menunju kamar sel tahanan yang dihuni oleh ketiga tahanan, yang dua sudah berstatus narapidana yakni Junaidi Abubakar dan Ari Faristi Lantang serta satu tahanan pengadilan atas nama Darmin. Saat menuju kamar yang dilaporkan narapidana ke petugas piket, ternyata diperiksa bahwa tembok yang terdapat tiga tahanan tersebut sudah lubang dengan ukuran kepala bisa masuk.

Tembok Rutan Weda yang dibobol oleh tiga tahan untuk melarikan diri

Pihak Rutan langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Halteng yang jaraknya kurang lebih 50 meter dari Rutan Weda. Pihak Polres langsung membantu untuk melakukan pencarian dibelakang areal Rutan, melakukan pencarian sekitar dua jam tidak membuahkan hasil.

Bac Juga: Bobol Tembok Kamar, Tiga Tahanan Rutan Weda Kabur

Anggota Polres Halteng juga langsung melakukan olah TKP dan menemukan satu buah balok kayu, yang diduga digunakan oleh para tahanan untuk membobol tembok kamar untuk melarikan diri.

Sampai saat ini pihak Rutan masih melakukan upaya pengejaran dengan menyebar petugas diberbagai titik  serta sudah berkoordinasi dengan keluarga ketiga tahanan tersebut.

Dua narapidana yang kabur rencana akan mendapat remisi umum pada HUT Proklamasi Kemerdekaan RI nanti, karena mereka kabur maka dibatalkan. Narapaidan yang kabur atas nama Ari Faristi Latang dengan hukuman 7 tahun penjara dan Junaidi Abubakar 5 tahun penjara dengan kasus pencabulan.

Sedangkan satu orang tahanan bernama Darmin alias Nane yang merupakan tahanan pengadilan dalam kasus Perlindungan Anak Dibawah Umur. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut