Dinilai Gagal Bangun Desa, BPMD Didesak Copot Kades Lolobata

  • Bagikan
Aksi desakan pencopotan Kades Lolobata di depan Kantor Bupati Haltim, Senin (6/8/2018).

MABA – Sejumlah warga yang tergabung dalam Pemuda Menggugat Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, melakukan aksi di depan kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah (BPMD) dan kantor Bupati Halmahera Timur (Haltim), mendesak pencopot Kepala Desa Lolobata Khairuddin, sebab dinilai telah gagal dalam melakukan pembangunan desa, sejak terpilih pada tahun 2013 hingga kini.

Koodinatir Aksi, Marwan Buka dalam orasinya menyampaikan, Khairuddi sejak terpilih sebagai Kepala Desa pada 2013 hingga kini, telah banyak menimbulkan masalah, baik itu di tenga-tengah masyarakat maupun di internal pemerintahan desa sendiri.

“Kita ambil contoh saja, desa yang dimekarkan oleh desa induk Lolobata yakni Desa Bokimaake, sudah sangat maju dari program infrastruktur, dan masyarakat tercipta suasana harmonisasi dan kebersmaan, sehingga pembangunan baik infrastruktur, maupun di bidang sosial budaya agama, berjalan dengan baik,” ungkap Marwan, Senin (6/8/2018).

Akan tetapi, lanjutnya, hal ini sendiri tidak terjadi di Desa Lolobata, dalam kemimpinan Kharuddin. Malah menimbulkan atau memupuk konflik di dalam lingkungan pemerintah, keluarga dan di tengah-tengah kehidupan masyarakat Lolobata.

“Jadi tindakan dan sikap yang selama ini diambil oleh Kepala Desa, sangat tidak layak lagi untuk memimpin Desa Lolobata, karena yang menyangkut dengan kebijakan atau keputusan selama ini, telah memarjinalisasi masyarakat lain. Seharusnya mereka berhak mendapatkan, tetapi malah Kades hanya memberikan kepada keluarganya, sehingga masyarakat merasa didiskriminisasi,” teriaknya.

Taka hanya itu, lanjut Marwan, banyak permaslahan yang terjadi di Desa Lolobata, mulai dari pembagian bantuan yang hanya diberikan kepada keluarga dan kelompok-kelompok tertentu. Selain itu, juga pengelolaan DD maupun ADD tahap  2017 dan tahap pertama 2018, seharusnya ada dibendahara, akan tetapi semua diambil alih oleh Kades.

“Secara tidak langsung Khairuddin  dengan sengaja merusak dan melecehakn tatanan demokrasi masyarakat. Kami menengaskan agar BPMD segera menurukan (mencopot) Khairuddi jari jabatanya, dan segera menyelsaikan sengketa BPD,” pintahnya.

Dirinya juga menegaskan, jika tuntutan ini tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengambil sikap untuk memboikot aktifitas pemerintah Kecamatan Wasile Tengah dan Pemerintah Desa Lolobata. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut