Pekerjaan Tak Selesai, Kontraktor Kantor Camat Kayoa Barat Bakal Dipolisikan

  • Bagikan
Kondisi Kantor Camat Kayoa Barat yang terletak di Desa Busua, sejak dibangun tahun 2015 silam.

LABUHA – Pekerjaan kantor Camat Kayoa Barat, Halmahera Selatan (Halsel) yang dilakukan kontraktor CV Satu Putra Bersehati tahun 2015 dengan anggaran Rp 522.000.000 hingga kini tak kunjung selesai. LSM Pustaka Malut merencanakan bakal mempolosikan CV Satu Putra Bersehati karena tidak bertanggung jawab sehingga pembagunan kantor Camat terbengkalai.

“Sementar kami mengumpulkan bukti-bukti fisik berupa dokumen pendukung. Setelah dokumen semua terkumpul, kami langsung laporkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan proses hukum,” ungkap Direktur LSM Pustaka Malut, Karman M. Zen kepada KabarMalut, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, tidak hanya pembangunan fisik kantor camat yang tidak selesai, CV Satu Putra Bersehati yang diketahui milik Rusna Aljogja itu, juga menunggak upah kerja senilai Rp 60.000.000 tanpa ada kejelasan.

“Upah kerja tukang juga sampai sekarang belum dibayar kontraktor,” jelasnya.

Kondisi Kantor Camat Kayoa Barat yang tak selesai dikerjakan ketika dilihat di dalam ruangan

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Halsel, Abdullah Madjid mengaku sudah memangil pihak Pemkab Halsel dalam hal ini Bagian Pemerintah dan CV Satu Putra Bersehati untuk dimintai klarifikasi atas persoalan tersebut. Hanya saja pihak CV Satu Putra Bersehati tidak memenuhi panggilan Komisi I tanpa alasan.

Baca juga: Pembangunan Kantor Camat Kayoa Barat Terbengkalai

“Pembangunan kantor camat itu sejak 2015 dan itu bermasalah. Kami sudah panggil tapi kontraktornya tidak dating,” tutur Abdullah.

Hinggap saat ini Direktur CV Satu Putra Bersehati, Rusna Aljogja tidak dapat dikonfirmasi nomor pribadinya tidak bisa dihubungi. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut