Ikut Seleksi Bawaslu Tanpa Izin, Dua Guru Terancam Dipecat

  • Bagikan
Kepala Dinas Pendidikan Haltim, Beny Sutarman

MABA – Dua oknum guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halmahera Timur (Haltim) yang kini mengikuti seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) kabupaten, terancam dipecat sebagai ASN. Kedua oknum guru yakni Suratman Kadir dan Basri Suaib mengikuti seleksi Bawaslu tanpa mendapat izin dari pimpinan.

Kepala Dinas Pendidikan Haltim, Beny Sutarman mengatakan, Dinas Pendidikan baru-baru ini melayangkan surat ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Maluku Utara, terkait keterlibatan guru yang mengikuti seleksi anggota Banwaslu. Pemkab tidak akan mengeluarkan surat izin kepada oknum guruASN untuk mengikuti seleksi Banwaslu yang saat ini tengah berlangsung.

“Baru beberapa hari lalu kami layangkan surat ke Bawaslu. Jadi bukan larangan, tapi tidak akan memberikan ijin kepada guru ASN untuk ikut tes Bawaslu,” kata Beny kepada wartawan Selasa (7/8/2018).

Dirinya juga menjelaskan,  dari beberapa kasus kemarin banyak guru yang meninggalkan tugas hingga bertahun-tahun karena terlibat sebagai anggota Panwas. Hal ini menurut sangat berpengaruh buruk terhadap dunia pendidikan di Haltim.

“Apalagi Haltim masih sangat kekurangan guru, jadi kami berharap agar Bawaslu bisa menindaklanjuti surat yang disampaikan oleh Pemkab Haltim itu,” harapnya.

Pemda Haltim menyayangkan sikap Timsel Bawaslu Kabupaten/Kota yang tidak tegas dalam proses perekrutan, padahal keduanya tidak memiliki izin dari atasan untuk mengikuti seleksi. Selain itu, Suratman Kadir dan Basri Suaib juga diberikan pilihan ingin melanjutkan tugas sebagai Komisioner Bawaslu dengan dipecat dari ASN atau tetap menjadi guru.

“Kalau meninggalkan tugas hingga berbulan-bulan ya akan dipecat, karena tidak diberikan izin, dalam aturanya pegawai yang seleksi Banwaslu ini kan harus ada ijin dari instansi terkait, kalu tidak ada izin ya tim seleksi harus tegas,” tandasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut