Pekerjaan Jalan Belang-Belang dan Kaputusan Dikeluhkan Warga

  • Bagikan
Ruas jalan Belang-Belang-Kaputusang yang rusak akibat dilintasi dum trcuk milik PT. Bangun Utama Mandiri

LABUHA – Pekerjaan ruas Belang-belang Keputusan yang dikerjakan PT Banguan Utama Mandir yang diketahui milik Lutfi, dikeluhkan warga karena mobil yang digunakan untuk mengangkut material tergolong berbobot besar sehingga menimbulkan kerusakan jalan di kedua desa tersebut.

Kades Belang-Belang, Suaib Yunus meminta pihak PT Bangun Utama Mandiri agar setelah pekerjaan harus melakukan upaya perbaikan.

“Beberapa titik jalan yang sudah rusak akibat mobilisasi material  menggunakan dam trcuk yang besar sementara kondsi jalan tidak memungkinkan menggunakan trcuk tersebut,” tutur Suaib kepada KabarMalut, Selasa (7/8/2018).

Suaib berharap kepada pihak kontraktor agar menggunakan trcuk yang berukuran sedang. Sebab selama pekerjaan dilakukan dapat mempengaruhi aktifitas masyarakat di dua desa yang hendak ke Labuha.

“Rata-rata masyarakat menggunakan kendaraan roda dua dan mobil angkutan umum kondisi jalan yang kecil akan membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Terkait hal ini, Kepala Dinas PUPR Halsel,  Lelian Sofyan Mubarun saat dikonfirmasi berjanji memanggil pihak PT Bangun Utama Mandiri untuk menyampaikan keluhan masyarakat kedua desa. Selain itu, Mubarun juga meminta kerjasama masyarakat agar pekerjaan di ruas tersebut dapat berjalan lancar karena untuk kepentingan masyarakat di bidang infrastruktur.

“Saya panggil pihak rekanan untuk membicarakan keluhan masyarakat itu. Sebagai dinas teknis kami berharap pembangunan ruas itu berlangsung baik, sehingga masyarakat di sekitar dapat menikmati jalan yang layak,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut