Janda di Kepsul Betambah

  • Bagikan
Humas Pengadilan Agama Labuha, Sardianto

SANANA – Jumlah Janda di Kepulauan Sula (Kepsul), kini makin bertambah, Pengadilan Agama (PA) Labuha memutuskan 66 Janda baru setelah menggelar sidang perkara perceraian di kantor Pengadilan Sanana.

baru saja menyelesaikan 66 perkara perceraian dari 69 kasus yang disodorkan di pengadilan, Setelah kurang lebih 10 jam menggelar Sidang di kantor Pengadilan Sanana.

Humas Pengadilan Agama Labuha, Sardianto menurutkan angka perceraian di Kepsul kini makin meningkat jika dibandingkan tahun sebelumna.dari 69 perkara gugatan cerai, 66 perkara telah diputuskan.

“Di tahun 2017 kemarin hanya sekitar 30 orang, namun di tahun ini semakin bertambah, kami sudah selesaikan 66 perkara. Namun 3 perkara yang melibatkan 3 pasangan lainnya terpaksa harus dikembalikan ke Labuha karena masih belum dapat diselesaikan,” kata Surdianto usai sidang kepada KabarMalut, Senin (13/8/2018).

Sardianto juga bertindak sebagai hakim dalam sidang perkara perceraian ini menambahkan, seluruh perkara tersebut pemicu terjadinya gugatan perceraian diantaranya, perselingkuhan, latar belakang ekonomi, KDRT serta tidak dinafkahi.

“Dalam perkara dimaksud ada cerai gugatan yang pelapornya adalah istri dan ada cerai talak yang pelapornya adalah suami. Namun dari 69 perkara yang tengah kami sidangkan, lebih banyak istri gugat Cerai Suami,” tambahnya.

Dari jumlah perceraian yang signifikan tersebut menambah jumlah perempuan yang menjanda di tahun 2018 ini khususnya di Kepsul. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut