Reklamasi dan Rencana Penggusuran Rumah Warga Kembali Ditolak

  • Bagikan
Warga yang regabung dalam BOM melakukan aksi penolakan reklamasi pantai dan rencana penggusuran rumah warga

DARUBA – Penolakan reklamasi pantai dan rencana pengusuran rumah warga Desa Daruba Panti untuk pembagunan waterfront city, kembali mendapat penolakan. Barisan Anak Muda (BOM) Daruba Pantai  melakuakan aksi penolakan dengan memblokade dan membakar ban bekas di jalan raya.

BOM meminta segera membatalkan keputusan bupati Beni Laos kabupaten pulau Morotai, untuk melanjutkan seluruh reklamasi di daruba Pante. Senin(13/8/2018)

Korlap Aksi , Aswan kharie menyampaikan Bupati Pulau Morotai Benny Laos agar jagan mencoba-coba menggusur rumah warga Desa Daruba Pantai. Sebab rencana tersebut bakal merugikan masyarakat terutama dalam dampak lingkungan karena sejauh ini tidak Amdal, masyarakat siap berhadapan dengan pemerintah jika memaksakan untuk menggusur rumah warga.

“Kalaupun pemerintah bersih keras maka kami siap mati, masyarakat Daruba Pantai bersih keras, kami akan perang kalaupun pemerintah daerah mengatakan aksi penolakan pengusuran pada hari ini bukan  main-main,” kata Aswan.

Sementara salah satu orator, Jhab mengatakan, Pemerintah Daerah Pulau Morotai, agar tidak membawa datang alat berat untuk gusur lahan dan rumah warga. Jika dipaksakan, maka akan pihaknya tidak tinggal diaman dan bakal membuat sejarah baru di Morotai.

“Kami yang tergabung dari Barisan Orang Morotai (BOM) mengutuk keras rencana pemerintah menggusur rumah warga, aksi ini akan berlanjut sampai tuntutan kami diakomudir,” singkatnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut