Umumkan 30 Komisioner Terpilih, Ini Harapan Ketua Bawaslu Malut

  • Bagikan
Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin

TERNATE – Sebanyak 30 Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara (Malut) terpilih sudah diumumkan Bawaslu Republik Indonesia, dalam pengumuman 0612/BAWASLU/SJ/HK.01.00/VIII/2018 tertanggal 13 Agustus.

Dari 30 nama yang diumumkan itu, 18 orang dari mereka adalah incumbent yang pernah menjabat sebagai anggota Panwaslu pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Malut 2018 lalu (peserta eksisting). Sementara sisanya sebanyak 12 personil merupakan anggota baru, termasuk juga perubahan formasi pada keterwakilan perempuan dimana sebelumnya hanya dua, kini menjadi lima orang di lima kabupaten/kota.

Mereka disaring atas seleksi yang cukup panjang dari sekitar 209 orang yang ikut pendaftaran melalui tahapan seleksi tes tertulis, psikologi, kesehatan, wawancara lalu terakhir diuji kelayakan dan kepatutannya selama kurang lebih sebulan sejak Juli.

Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin  sendiri yang dikonfirmasi menaruh harapan besar pada jajaran Bawaslu kabupaten/kota yang akan bertugas selama satu periode 2018-2023 itu.

“Akhirnya kita punya pengawas di level kabupaten dan kota yang sudah permanen (bukan lagi bersifat sementara atau ad hoc). Tentunya yang perlu diperhatikan sekarang adalah terlebih dahulu adalah membangun soliditas secara internal. Kan ada beberapa yang baru. Jadi kita fokus membangun soliditas dulu biar bisa bekerja secara bersama-sama,” terang Muksin kepada KabarMalut, Senin (13/8/2018).

Ia berpendapat ke depannya moment yang akan dihadapi adalah Pemilu dan Pilpres, maka kesolidan anggota menjadi hal penting untuk menunjang kinerja Bawaslu di Provinsi Malut. Muksin juga berharap, Bawaslu kabupaten/kota yang akan dilantik pada 15 Agustus oleh Bawaslu RI itu, dapat menjaga amanah yang diembannya.

“Tugas pengawasan kedepan akan sangat berat. Pada 2019 bakal ada Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden yang dilakukan serentak pertama untuk pertama kalinya. Kepada anggota baru Bawaslu agar senantiasa menjaga netralitas dan integritas. Dua kualitas itu dibutuhkan demi mewujudkan Pemilu yang demokratis. Integritas penyelenggara sendiri adalah harga mati,” pesan Muksin mengakhiri.

Perlu diketahui, 30 komisioner baru Bawaslu Kabupaten/Kota se-Malut yakni Halbar, Alwi Ahmad, Aknosius Datang dan Muhammadun Hi. Adam, Halteng, Sitti Hasmah Bt Mohd Amin, Munawar Wahid dan Husnul Husen. Untuk Halut, Iksan Hamiru, Rafli Kamaludin dan Ahmad Idris, Komisioner Halsel, Asman Jamil, Rais Kahar dan Kahar Yasim, demikian pula untuk Haltim, Kartini Abdullah, Suratman Kadir dan Basri Suaib

Khusus Kepsul yang terpilih yakni, Ajuan Umasugi, Iwan Duwila dan Risman Buamona, Pulau Morotai, Murjat H. Untung, Seni Soamole dan Lukman Wangko. Pulau Taliabu, Adidas Latea, Mohtar Tidore dan Liliana.

Untuk Kota Ternate terdapat satu komisioner baru yakni Sulfi Madjid, Kifli Sahlan dan Rusly Saraha. Kota Tikep, Iriyani Abd. Kader, Amru Arfa dan Bahrudin Tosofu. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut