Dihantam Ombak, Kapal Feri Tujuan Bitung Tenggelam

  • Bagikan

TERNATE – Sebuah kapal fery milik PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero), dari Tobelo, Halmahera Utara (Halut) menuju Bitung Sulawesi Utara (Sulut), dikabarkan tenggelam ketika dihantam ombak besar di perairan  Loloda atau sebelah barat depan Pulau Ibu, Halut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Ternate, Muhamad Arafah mengaku jajaranya yakni Pos SAR Tobelo menerima laporan telepon dari salah satu penumpang atas nama Erwin Mahasari Kapal Feri KMP Bandeng  dihantam ombak hingga tenggelam.

“DanPos SAR Tobelo terima info dari salah satu keluarga korban yang sempat menghubungi salah satu penumpang KMP Bandeng, bahwa KMP Bandeng sudah tenggelam. Seluruh korban sementara evakuasi mandiri dengan menggunakan 4 sekoci sekitar 40 Nm, arah Barat Daya Pulau Dama, Loloda Kepulauan,” kata Muhamad dalam rilis yang diterima KabarMalut, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, KMP Bandeng mengankut 42 orang terdiri dari 24 penumpang dan 18 ABK kapal. Selain itu, terdapat pula 8 truk sedang dan 4 truk besar.

“Karena lokasi kecelakaan dekat dengan KN SAR 237 Pandudewanata yang stay di Pulau Mayau. Sehingga merekalah yang digerakkan, seperti yang diketahui bersama sinyal telpon susah di pulau tersebut,” jelasnya.

Muhamad menambahkan, jarak KN SAR Pandudewanata menuju LKK tersisa 20,2 Nm (37,5 Km) dikarenakan langit yang sudah gelap, mohon doannya agar proses evakuasi dapat berjalan dengan lancer. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut