Mantan Kades Waikadai Kuasai Aset Desa

  • Bagikan
Kapala DPMD Pulau Taliabu, Septinus Barunggu

BOBONG – Mantan Kepala Desa (Kades) Waikadai, Asra Kante menjadikan aset desa sebagai barang milik pribadinya pasca dirinya diganti. Aset tersebut berupa body fiber dengan mesin 15 PK bantuan dari DPMD Pulau Taliabu tahun 2015.

Warga Desa Waikadai Kecamatan Taliabu Timur Selatan minta DPMD Pulau Taliabu, untuk segera menarik kembali seluruh aset desa yang saat ini dikuasai mantan Kades dan menjadikan milik pribadi.

Ketua Pemuda Desa Waikadai, Marjuki mengaku warga bermohon DPMD untuk segera perintahkan mantan Kades kembalikan seluruh aset desa yang saat ini ia gunakan sebagai barang milik pribadi termasuk body fiber dan mesinnya ke pimpinan (Kades) yang baru.

“Warga minta kepada kepala Dinas DPMD untuk segera perintahkan mantan Kades untuk segera kemabalikan seluruh aset desa yang sampai saat ini ia belum kembalikan itu,” kata Marjuki kepada KabarMalut, Rabu ( (15/8/2018).

Menurutnya, seharusnya mantan Kades Asra Kante sadar dan tau diri bahwa aset desa bergerak mau pun tidak bergerak yang dibelanjakan dengan APBDES atau APBD, merupakan milik desa bukan milik pribadi. Sehingga jangan digunakan sebagai barang milik pribadi.

“Apalagi masa jabatannya sudah berakhir, maka sudah barang tentu semuanya harus dikembalikan di desa bukan malah diambil,” kesalnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Pulau Taliabu, Septinus Berunggu saat dikonfirmasi mengaku terkait aset Desa Waikadai, pihaknya sudah melayangkan surat perintah kepada mantan Kades Asra Kante beberapa bulan lalu untuk segera kembalikan semua aset desa yang masih dikuasainya. Namun surat perintah tersebut oleh mantan Kades tidak menghiraukan

“Bukan itu saja, sebelum pelantikan ia juga telah memerintahkan kepada Asra Kante mantan Kades Waikadai itu untuk mendata seluruh aset desa agar pasca pelantikan langsung dilakukannya serah terima aset. Namun itu juga ia tidak laksanakan, sementara pelantikan pun mantan Kades tidak ikut hadir dalam pelantikan tersebut ia barangkat keluar daerah,” ungkap Septinus.

Untuk itu, DPMD meminta masyarakat bisa mengambilnya secara langsung aset desa yang saat ini masi berada di mantan Kades tersebut, termasuk body fiber dan mesin 15 PK itu.

“Jadi sebenarnya masyakat juga bisa ambil langsung semua aset desa yang saat ini masih ada di dia (mantan Kades) termasuk body fiber dan mesin itu,” jelasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut