Tidak Ada Fatwa MUI, Dinkes Morotai Lanjutkan Imunisasi Vaksin MR

  • Bagikan
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Pula Morotai, Syahril Adam

DARUBA – Dinas Kesehatan (Dinkes) pulau Morotai memutuskan untuk melanjutkan kembali program imunisasi vaksin campak atau Measle Rubella (MR). Hal ini dilakukan karena hingga kini tidak adanya surat edaran fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk pemberhentian imunisasi.

“Mengacu Surat Edaran Kementerian Kesehatan tanggal 8 Agustus, langsung dilanjutkan karena surat resmi untuk pemberhentian tidak ada, karena tidak ada surat dari MUI terkait pemberhentian. Jadi kami melanjutkan imunasi vaksin,” ungkap Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Pula Morotai, Syahril Adam kepada KabarMalut, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, Bupati Pulau Morotai Benny Laos juga mengintruksikan secara lisa gar imunisasi tetap dijalankan, terutama bagi masyarakat non muslim agar segera diimunisasi sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Intruksi secara lisan dari Bupati, bagi non muslim kami tetap menjalankan. Untuk muslim yang tidak menolak tetap kami  jalankan dan sementara kami fokuskan di sekolah,” jelasnya.

Syahril mengatakan, pelaksanaan imunisasi vaksin MR di lapangan tidak ada komplen dari warga terhdap Dinkes terkait dengan vaksin. Bahkwan warga meminta Dinkes terus menjalankan program tersebut. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut