Basarnas Berhasil Evakuasi 45 Penumpang Kapal Feri Tenggelam

  • Bagikan
Pihak keluarga korban mencari informasi tentang KMP Bandeng di Posko Operasi SAR Ternate

TERNATE – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, berhasil mengevakuasi seluruh penumpang kapal feri KMP Bandeng yang diduga tenggelam di Perairan Loloda. Jumlah penumpang yang diselamatkan sebanyak 45 orang dari sebelumnya dilaporkan hanya 42 orang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas B Ternate, Muhammad Arafah mengatakan 28 penumpang yang menaiki sekoci terombang ambing di sekitar 20 Nm Arah Barat Laut Pulau Doi, Loloda Kepulauan telah diselamatkan oleh kapal KN SAR 237 Pandudewanata setelah tiba di lokasi yang dilaporkan.

“KN SAR 237 Pandudewanata berhasil mengevakuasi total 28 orang dari liferaft di koordinat 02°02.20’N / 127°40.882′ E,” kata Muhammad dalam keterangan tertulis yang diterima KabarMalut, Kamis (16/8/2018) dini hari.

Selanjutkan, KN SAR 237 Pandudewanata menuju ke Desa Baja untuk menjemput 17 orang korban yang telah dievakuasi oleh kapal nelayan dan akan dibawa menuju Pelabuhan Tobelo. Sementara posisi kapal KMP Bandeng tidak belum bisa dipastikan keberadaanya sudah tenggelam atau belum.

“Tim di lapangan sudah tidak bisa memastikan posisi keberadaan KMP Bandeng dikarenakan sudah malam. Apakah tenggelam atau tidaknya sementara dicari infonya oleh tim ke para penumpang yang berhasil dievakuasi,” jelasnya.

Diketahui, KMP Bandeng GT 457 bertolak dari Tobelo Halmahera Utara menuju Bitung Provinsi Sulawesi Utara, namun mati mesin di Perairan Loloda Barat. Kapal dihantam ombak besar dengan ketinggian antara 2-3 meter. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut