Masyarakat Belang-Belang dan Indomut Ancam Boikot Aktifitas PT MMU

  • Bagikan
Aktifitas dump truck milik PT Bangun Utama Mandiri di ruas Desa Belang-Belang-Indomut

LABUHA – Masyarakat Desa Indomut dan Belang-Belang mengancam dalam waktu dekat, akan turun ke jalan untuk memboikot aktiftas pekerjaan jalan ruas Desa Belang-Belang menuju Desa Kaputusang yang dikerjakan oleh PT Banguan Utama Mandir (MMU).

Kepala Desa Belang-Belang, Suaib Yunus meminta dinas terkait yakni Dinas PUPR sebagai instansi tehnis dan kontraktor untuk segera mengeluarkan MoU kesepakatan bersama, setelah pekerjaan selesai harus ada upaya perbaikan jalan yang semakin rusak parah akibat dilintasi dump truck berukuran besar yang bermuatan material.

“Kemarin saya sudah sampaikan aspirasi masyarakat lewat media, namun truck besar itu masih digunakan beroperasi, padahal kondisi jalan tidak memungkinkan. Jika dibiarkan terus menerus akan membahayakan keselamatan masyarakat  kami,” tutur Suaib kepada KabarMalut, Jumat (24/8/2018).

Ruas jalan yang rusak akibat dilintasi PT. Bangun Utama Mandiri

Bahkan, beberapa hari yang lalu ada laporan dari masyarakat bahwa terdapat sejumlah dump truck yang melintasi jalan itu membuat warga hampir saja mengalami kecelakaan karena jalan yang telalu kecil, sedang truck yang digunkan berukuran besar tidak sesuai dengan kapasitas jalan.

“Selaku pimpinan di desa saya sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa proyek yang dibangun adalah fasilitas umum dan itu adalah bagian dari kepentingan kita bersama,” ucapnya.

Akibat dari itu, masyarakat kedua desa tersebut akan memboikot aktiftas pekerjaan hingga ada surat kesepakatan antara pihak kontraktor, Dinas PUPR dan masyarakat.

“Selain itu masyarak dua desa ini akan menggelar aksi di kantor bupati dan dinas terkait,” pungkas Suaib.

Sementara, Kepala Desa Indomut, Suaib Ali menjelaskan titik kerusakan berada pada posisi tanjakan dan tikungan. Apalagi diwaktu hujan, jika tidak segera dibenahi jalan tersebut akan lebih rusak lagi karena dipengruhi oleh faktor alam dan akan berakibat fatal.

“Oleh sebab itu saya pun akan merespon apa yang menjadi aspirasi ini, bahkan jika aspirasi ini tidak diindahkan maka kami akan melakukan demo besar-besaran,” ujarnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut