Empat Daerah Gunakan Bahasa Luar Ruang Publik Belum Tepat

  • Bagikan
Kepala Kantor Bahasa Malut, Syarifuddin

TERNATE – Kantor Bahasa Perwakilan Provinsi Maluku Utara (Malut), mencatat terdapat empat kabupaten/kota di Malut menggunakan  bahasa media di Luar Ruang Publik, yang dinilai belum tepat dalam kaidah bahasa Indonesia, data penilitian masih kategori kendali B.

Kepala Kantor Bahasa Malut,  Syarifuddin  mengaku, ada empat kabupaten/kota yang dinilai belum tepat dalam penggunaan bahasa media di Luar Ruang Publik, yaitu Kota Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Utara  dan Kepulauan Sula. Penilaian ini setelah Kantor Bahasa melakukan analisis dengan Badan Bahasa Pusat, maka keempat kabupaten/kota ini masuk dalam kategori terkendali B penggunaan bahasanya, hanya selisi angka nilainya sangat sedikit keterkendali A.

“Sebagian besar komponen masyarakat yang ada di Maluku Utara yang ada di empat kabupaten/kota itu sudah secara keterampilan menggunakan bahasa Indonesia, namun masih banyak kendala karena penggunaannya bercapur aduk bahasa, kadang bahasa Indonesia campur bahasa Inggris ada juga bahasa Indonesia campur bahasa Daerah. Misalnya, Foto Copy, seharusnya Foto Kopy dan juga Warung Coffe seharusnya Warung Kopi, penggunaan Bahasa di Luar Ruang Publik ini tidak pas dalam kaidah Bahasa Indonesia, jadi hanya kaidah-kaidahnya saja yang tidak pas,” ungkap Syarifuddin saat diwawancari KabarMalut usai kegiatan Penyeluhan Bahasa Indonesia Bagi Media Masaa di Hotel Cornel Plaza, Sabtu (25/8/2018).

Menurutnya, strategi  penilaian yang dilakukan Kantor Bahasa Malut, pertama pemantauan, yaitu melihat, memotret dan menganalisis, kemudian kedua mengundang dan menyarankan ke masyarakat bagi pengguna bahasa di Luar Ruang Publik itu untuk diberi informasi dan penyeluhan.

“Setelah itu kami melakukan pendekatan-pendekatan untuk diubah serta kami dijadikan mitra apa bila ingin dimunculkan bahasa-bahasa di luar ruang publik,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut