Sejumlah Wartawan Dicegat Paspampres

  • Bagikan
Aksi mogok peliputan sejumlah wartawan pada kunjungan ibu Mufidah Jusuf Kalla di Ternate

TERNATE – Sejumlah wartawan yang tergabung dari berbagai media cetak, elektronik maupun online di Maluku Utara (Malut), dicegat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada saat hendak meliput kegiatan Isteri Wakil Presiden RI, Mufidah Jusuf Kalla  di hotel Grand Dafam Kota Ternate, Selasa (28/8/2018).

Sejumlah wartawan tersebut dicegat oleh Paspampres dan Panitia Penyelenggara dengan alasan tidak memiliki Id Card atau tanda pengenal yang sesuai disiapkan oleh pihak panitia. Padahal sebelumnya wartawan sudah dimintai data untuk pembuatan Id Card Peliputan dan sudah dibagikan, namun setelah di lapangan tidak diizinkan.

“Larangan untuk wartawan masuk dari Royal Restaurant sampai akhirnya kami ikut ke Grand Dafam juga tetap saja dicegat masuk, adapun tiga orang wartawan yang diperbolehkan masuk dengan syarat harus mematikan handphone,” ungkap salah satu wartawan  yang tidak mau disebut namanya.

Dirinya mengaku merasa kebebasan pers dibatasi, sebab Id Card yang dibagikan panitia kegaiatan tidak tidak berlaku untuk wartawan melakukan peliputan.

“Apa fungsi dari Id card yang dibagikan ini, kalau kami tidak diizinkan masuk ke dalam,” kesalnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Kerjasama Media Setda Malut , Mulyadi Tutupoho dikonfirmasi  mengaku, tejadi miskomunikasi antara pihak panitia dan para insan pers.

“Ini hanya miskomunikasi saja antara wartawan dan panitia, kedepannya kami akan memperbaiki dan lebih memperhatikan lagi hal seperti ini, agar tidak ada salah paham dan sebagainya,” singkatnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut