Kades di Morotai Dapat Tabungan Pensiun

  • Bagikan
Bupati Pulau Morotai, Benny Laos dalam acara Forum Lintas SKPD dan seluruh Kades serta Aparatur Desa yang berlangsung di aula kantor bupati, Kamis (30/8/2018)

DARUBA – Kabar gembira bagi para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pulau Morotai, Bupati Benny Laos bakal memberikan dana pensiun dalam bentuk tabungan dan akan dicairkan pasca masa jabatan Kades berakhir.

“Untuk saat ini hingga seterusnya, para Kades, bakal diberikan tabungan pensiun. Sudah mulai diberlakukan, bahkan untuk tahun 2019 akan saya naikan lagi,” kata Benny dalam acara Forum Lintas SKPD dan seluruh Kades serta Aparatur Desa yang berlangsung di aula kantor bupati, Kamis (30/8/2018).

Selain pemberian tabungan pension, Bupati Benny juga kembali mengeluarkan warning terhadap para Kades, agar seluruh kegiatan pembangunan di desa, terutama menyangkut dengan proyek fisik bersumber dari Dana Desa (DD), harus diselesaikan sebelum akhir tahun 2018.

“Paling lambat, November sudah harus selesai, begitu juga dengan laporan pertanggung jawaban keuangan,” cetus Benny.

Jika dalam jangka waktu yang diberikan, seluruh kegiatan di desa belum juga selesai, maka bakal diberikan sanksi.

“Kalau tidak mampu, ya berhenti saja. Dan saya minta ke dinas terkait, agar terus memantau perkembangan di desa,” imbau Benny dengan nada tegas.

Menurutnya, untuk tahun ini, dirinya menegaskan agar para kades, bisa merubah paradigma proyek, menjadi program.

“Jadi Kades nakal, jangan main-main. Kalau mau coba, maka saya akan lapor sehingga bisa menginap di hotel gratis (Penjara),” ancam Benny.

Kepala DPMD Pulau Morotai, Nursina Kadir

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pulau Morotai, Nursina Kadir mengaku, pembiayaan tabungan pensiunan Kades dialokasikan melalui DD.

“Jadi per Kades itu mendapat Rp 300 ribu. Untuk totalnya itu saya lupa, tapi sudah ada di APBdes. Namun untuk total per tahun, tinggal dikalikan saja. Praktis dalam 6 tahun , per Kades bisa mendapatkan tabungan sebesar Rp 21 juta diakhir masa jabatannya,” kata Nursina saat dikonfirmasi secara terpisah.

Hanya saja, lanjut Nursina, untuk saat ini tabungan pensiun hanya diperuntukan bagi Kades aktif, yakni sebanyak 78 kades.

“Sebab 10 diantaranya masa jabatan mereka sudah berakhir terhitung 1 Juni kemarin,” jelasnya.

Sedangkan untuk 10 kades yang masa jabatannya kini sudah berakhir, bisa mendapatkan tabungan pensiun yang sama, saat Pilkades serentak di 2019 mendatang. Selain itu, laporan pertanggung jawaban (LPJ) DD juga harus menjadi perhatian desa.

Sekadar diketahui, 10 kades yang masa jabatannya telah berkahir sejak 1 Juni kemarin, yakni Desa Darame, Gotalamo, Dehegila, Buho-Buho, Wewemo, Bere-Bere, posi-posi Rao, Usbar Pantai, Pangeo serta Desa Libano. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut